Pranala.co, BONTANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang resmi meluncurkan Program Uang Kuliah Tunggal (UKT). Program ini bertujuan memastikan seluruh mahasiswa Bontang bisa menempuh pendidikan tinggi tanpa khawatir biaya kuliah.
Peluncuran ini sekaligus langkah nyata Pemkot dalam mewujudkan pemerataan pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.
“Melalui Program UKT, kami ingin memastikan tidak ada mahasiswa Bontang yang berhenti kuliah karena kendala biaya. Ini bentuk nyata investasi daerah untuk masa depan generasi muda,” ujar Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, Rabu (8/10).
Agus menegaskan, program ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam membuka akses pendidikan seluas-luasnya bagi putra-putri daerah.
“Insya Allah akan di-launching pas hari ulang tahun Kota Bontang. Untuk ketentuannya masih difinalkan,” tambahnya.
Program ini diperuntukkan bagi mahasiswa ber-NIK Bontang, baik yang menempuh pendidikan di dalam maupun luar daerah. Jenjang pendidikan yang bisa mengikuti cukup luas, mulai dari D3, D4/S1, S2, S3, hingga program profesi dan spesialis.
Agus menjelaskan, program UKT dibagi menjadi lima kategori utama:
- Dalam Daerah – Mahasiswa yang kuliah di perguruan tinggi Bontang.
- Luar Daerah – Mahasiswa yang belajar di kampus luar kota.
- Jarak Jauh – Mahasiswa kuliah daring atau hybrid.
- Kerja Sama – Mahasiswa dari kampus mitra Pemkot, prioritas keluarga kurang mampu.
- Afirmasi – Penerima khusus, seperti penyandang disabilitas, keluarga miskin, hafidz/hafidzah, atau tenaga kesehatan yang meningkatkan kompetensi.
Setiap kategori memiliki batas masa pendidikan dan ketentuan IPK berbeda sesuai jenjang studi.
Cara Pendaftaran Program UKT
Proses pendaftaran dilakukan secara bertahap dan transparan. Mahasiswa dalam daerah datanya akan diverifikasi oleh tim Pemkot. Jika lolos, kampus akan menghubungi mahasiswa untuk mengajukan permohonan daring kepada Wali Kota.
Sementara itu, mahasiswa luar daerah dan kategori afirmasi bisa langsung mendaftar secara online melalui unit kerja yang membidangi kesejahteraan rakyat.
“Semua penerima akan ditetapkan melalui Keputusan Wali Kota Bontang,” jelas Agus.
Bantuan UKT akan disalurkan langsung ke rekening penerima. Tahun pertama, dana diberikan sekaligus untuk satu semester. Tahun berikutnya, pencairan dilakukan tiap semester, menyesuaikan hasil evaluasi akademik.
Agus menekankan, program UKT bukan sekadar bantuan biaya kuliah. Lebih dari itu, ini adalah investasi jangka panjang untuk mencetak generasi muda Bontang yang cerdas, mandiri, dan siap bersaing.
“Anak-anak muda ini adalah aset terbesar kita. Kalau mereka bisa menyelesaikan kuliah tanpa terbebani biaya, manfaatnya akan kembali ke Bontang dalam bentuk SDM unggul,” ujarnya. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

















