Pranala.co, BALIKPAPAN — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Balikpapan tengah bersiap menghadapi masa transisi penting dalam layanan transportasi massal Bus Balikpapan City Trans (Bacitra).
Layanan yang kini masih gratis itu dipastikan akan mulai berbayar pada 2027, saat masa kerja sama dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berakhir.
Kepala Dishub Balikpapan, Muhammad Fadli Pathurrahman, mengatakan Bacitra telah menjadi bagian penting dari mobilitas warga. Bus berwarna biru itu kini menjadi pilihan utama masyarakat karena nyaman, tertib, dan tepat waktu.
Namun, Fadli mengakui ada tantangan besar di depan mata. “Tantangannya adalah, apakah ketika layanan gratis ini nanti dilepaskan, Bacitra masih akan menjadi idola masyarakat?” ujarnya, Jumat (10/10).
Ia menegaskan, Pemkot Balikpapan harus benar-benar siap saat tanggung jawab operasional Bacitra sepenuhnya dialihkan dari Kemenhub kepada Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dishub pada Juli 2027.
Dari hasil kajian sementara, biaya operasional satu koridor Bacitra mencapai sekitar Rp12 miliar per tahun. Jika dua koridor dijalankan, total kebutuhan anggaran mencapai Rp24 miliar setiap tahun.
“Ini menjadi tantangan tersendiri, apalagi kondisi keuangan kita saat ini cukup fluktuatif,” jelas Fadli.
Meski begitu, ia memastikan Dishub akan tetap berkomitmen menjaga keberlanjutan Bacitra sebagai layanan transportasi publik yang efisien dan terjangkau.
Guna memastikan proses peralihan berjalan mulus, Dishub kini mempercepat penyusunan Rencana Induk Transportasi Kota Balikpapan. Dokumen ini akan menjadi peta jalan pengembangan transportasi yang lebih modern dan berkelanjutan.
“Kami ingin sistem transportasi Balikpapan ke depan lebih efisien, terintegrasi, dan berpihak pada masyarakat,” tegasnya.
Selain mempersiapkan masa transisi Bacitra, Dishub juga tengah menata angkutan kota (angkot) yang masih layak beroperasi agar bisa terintegrasi dengan sistem transportasi baru.
Fadli berharap penyusunan Rencana Induk Jaringan Transportasi dapat segera rampung agar pemerintah memiliki data lengkap tentang seluruh moda transportasi di Balikpapan.
“Mulai dari angkot, bus, hingga transportasi online, semuanya akan diatur agar saling melengkapi,” tutupnya. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami


















