PRANALA.CO, BALIKPAPAN - Perbankan di Kalimantan Timur (Kaltim) menunjukkan kinerja yang mengesankan hingga Agustus 2024, dengan peningkatan yang signifikan pada aset dan Dana Pihak Ketiga (DPK).
Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kaltim dan Kalimantan Utara, Parjiman, mengungkapkan bahwa total aset perbankan di Kaltim telah mencapai Rp190,05 triliun, mencatatkan kenaikan sebesar 11,46% dibandingkan tahun lalu.
“Peningkatan ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap sektor perbankan yang terus tumbuh,” ujar Parjiman dalam keterangan resmi, dikutip Minggu (20/10/2024).
DPK juga mengalami pertumbuhan yang positif, mencapai Rp165,84 triliun, atau naik 7,69% secara tahunan. Dominasi komposisi DPK di Kaltim berasal dari tabungan dan giro, yang mencakup 72,14% dari total DPK. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat Kaltim lebih memilih produk simpanan yang likuid untuk memenuhi kebutuhan mereka.
Sementara itu, penyaluran kredit bank di Kaltim tercatat tumbuh sebesar 4,40%, dengan total kredit mencapai Rp88,22 triliun. Menariknya, penyaluran kredit kepada proyek yang berlokasi di Kaltim lebih tinggi, mencapai Rp183,32 triliun, dan mengalami kenaikan sebesar 8,16% (yoy).
“Peningkatan kebutuhan barang konsumsi di Kaltim telah berdampak signifikan pada pola penyaluran kredit oleh bank-bank di wilayah ini,” lanjutnya.
Bank-bank lokal lebih fokus menyalurkan kredit kepada sektor konsumtif melalui produk pinjaman multiguna. Kredit untuk sektor ini mencapai Rp19,59 triliun, setara dengan 22,21% dari total kredit yang disalurkan.
Pinjaman ini umumnya digunakan untuk keperluan konsumsi, seperti pembelian barang rumah tangga dan kendaraan. Meskipun demikian, sektor pertambangan dan penggalian tetap menjadi penerima kredit terbesar dengan total penyaluran mencapai Rp40,60 triliun, berkontribusi sekitar 22,14% dari total kredit yang disalurkan.
Kredit yang diberikan kepada sektor ini mendukung kegiatan eksplorasi dan eksploitasi sumber daya alam, yang secara langsung berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. (*)















