Pranala.co, BONTANG – Pemerintah Kota Bontang melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terus mencari cara agar pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bisa naik kelas. Salah satu langkahnya: menggandeng perusahaan besar agar mau bermitra dengan UMKM lokal.
Langkah ini bukan sekadar formalitas. Tapi bentuk nyata dorongan pemerintah agar UMKM di Bontang tak hanya hidup, tapi juga tumbuh kuat dan berdaya saing.
“Kami ingin memastikan adanya kemitraan yang adil, saling menguntungkan, dan berkelanjutan,” ujar Kepala DPMPTSP, Bontang, M Aspiannur.
Menurut dia, program ini sejalan dengan Peraturan Menteri Investasi/BKPM Nomor 1 Tahun 2022, yang mengatur tata cara kemitraan antara perusahaan besar dan UMKM di daerah.
Melalui program ini, perusahaan besar diharapkan dapat menggunakan bahan baku dan produk dari UMKM lokal. Dengan begitu, hubungan bisnis yang tercipta bukan sekadar transaksional, tapi juga memperkuat rantai ekonomi di tingkat daerah.
“Selain membuka pasar, kemitraan ini akan membangun ekosistem ekonomi yang kokoh. UMKM tidak hanya menjadi penonton, tapi ikut berperan dalam rantai pasok industri,” tegas Aspiannur.
Saat ini, DPMPTSP Bontang tengah melakukan pendataan UMKM potensial yang siap dibina dan dijodohkan dengan calon perusahaan mitra.
“Kami ingin memastikan pelaku UMKM siap. Baik dari segi produksi, kualitas, maupun kapasitas. Sebab, kemitraan hanya bisa berjalan kalau keduanya sama-sama siap,” ujarnya.
Dia menegaskan, target besar dari program ini bukan hanya meningkatkan omzet atau jangkauan pasar, tetapi menjadikan UMKM mandiri, berdaya saing, dan mampu menembus pasar nasional hingga internasional.
Dengan dukungan pemerintah dan kemitraan strategis bersama dunia usaha, UMKM Bontang diharapkan menjadi tulang punggung ekonomi lokal sekaligus wajah baru kebangkitan ekonomi daerah.
“Kalau perusahaan besar bisa melihat potensi UMKM lokal, maka akan lahir sinergi yang luar biasa. Kita ingin Bontang jadi contoh kolaborasi yang berhasil,” harap Aspiannur. (ADS)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















