• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 5, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Niaga

Neraca Perdagangan Kaltim Surplus US$1,70 Miliar

Suriadi Said by Suriadi Said
5 Februari 2026 | 22:54
Reading Time: 2 mins read
0
Neraca Perdagangan Kaltim Surplus US$1,70 Miliar Ekspor Kaltim Turun, Neraca Dagang Tetap Kokoh Surplus US$1,34 Miliar Ekspor Kaltim Tumbuh 10,44 Persen di Desember 2024, Catatkan Surplus US$1,89 Miliar BPS Kaltim: Ekspor Loyo selama Mei 2023 Neraca Perdagangan Surplus US$1,93 Miliar, Ekspor Kaltim Turun 15,59 Persen

Ilustrasi.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, SAMARINDA — Di tengah lonjakan impor yang cukup tajam, neraca perdagangan Kalimantan Timur (Kaltim) tetap berdiri tegak. Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur mencatat surplus perdagangan sebesar US$1,70 miliar pada Desember 2025, sebuah angka yang menunjukkan daya tahan ekonomi daerah meski tekanan dari sektor migas kian terasa.

Kepala BPS Kaltim, Mas’ud Rifai, menjelaskan bahwa penopang utama surplus tersebut berasal dari sektor nonmigas. Pada Desember 2025, neraca perdagangan nonmigas mencatat surplus US$1,96 miliar, sementara sektor migas justru kembali membukukan defisit US$262,55 juta.

PILIHAN REDAKSI

Rencana Besar Pelabuhan Lok Tuan, Bontang: Disuntik Rp300 Miliar, Siap jadi Gerbang Ekspor

Rencana Besar Pelabuhan Lok Tuan, Bontang: Disuntik Rp300 Miliar, Siap jadi Gerbang Ekspor

30 Juni 2026 | 13:30
Cuan Rp29 Triliun dari Ekspor Kaltim, Sektor Ini Malah Bikin Ketar-ketir

Cuan Rp29 Triliun dari Ekspor Kaltim, Sektor Ini Malah Bikin Ketar-ketir

9 Juni 2026 | 22:29

“Defisit sektor migas ini perlu menjadi perhatian bersama karena terjadi secara berkelanjutan,” ujar Mas’ud dalam keterangan resmi yang dikutip Kamis (5/2/2026).

Secara kumulatif sepanjang Januari hingga Desember 2025, ketimpangan kinerja kedua sektor terlihat jelas. Sektor migas membukukan defisit US$1,85 miliar, sedangkan sektor nonmigas justru mencatatkan surplus sangat besar, mencapai US$17,92 miliar. Kinerja nonmigas inilah yang menahan neraca perdagangan Kaltim tetap berada di zona hijau.

Lonjakan impor pada Desember 2025 menjadi faktor utama membesarnya tekanan. Nilai impor tercatat naik US$603,73 juta atau 37,98 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Kenaikan ini terutama dipicu oleh melonjaknya kebutuhan migas yang meningkat 50,61 persen secara bulanan.

Impor minyak mentah menjadi penyumbang terbesar dengan kenaikan drastis 106,98 persen, mencapai US$400,71 juta. Hasil minyak juga mengalami peningkatan signifikan sebesar 45,23 persen menjadi US$104,13 juta.

Berbeda dengan migas, impor nonmigas pada Desember 2025 justru mengalami kontraksi 12,66 persen menjadi US$76,27 juta. Penurunan ini terutama disebabkan oleh merosotnya impor mesin dan peralatan mekanis yang turun US$19,17 juta atau 45,05 persen, serta kapal dan struktur terapung yang anjlok US$12,08 juta atau 58,05 persen.

Dari sisi negara asal, China masih menjadi pemasok utama impor nonmigas Kaltim sepanjang 2025 dengan nilai US$362,12 juta atau 32,04 persen. Posisi berikutnya ditempati Jerman sebesar US$99,20 juta dan Amerika Serikat sebesar US$91,83 juta.

Khusus pada Desember 2025, impor dari China melonjak tajam 360,39 persen atau naik US$16,47 juta. Kenaikan juga tercatat dari Vietnam dan Filipina, masing-masing US$7,73 juta dan US$4,03 juta.

Secara kawasan, negara-negara ASEAN menyumbang US$160,85 juta atau 14,23 persen, sementara Uni Eropa berkontribusi US$299,54 juta atau 26,50 persen terhadap total impor nonmigas Kaltim sepanjang 2025.

Ditinjau dari penggunaan barang, impor Kaltim masih didominasi oleh bahan baku dan barang penolong dengan nilai US$578,77 juta pada Desember 2025, naik 47,37 persen dibandingkan November. Kelompok ini menguasai 92,06 persen dari total impor sepanjang 2025.

Sebaliknya, impor barang konsumsi dan barang modal justru tergerus tajam masing-masing 40,82 persen dan 44,39 persen. Sepanjang 2025, barang modal hanya berkontribusi 7,79 persen, sementara barang konsumsi sangat kecil, yakni 0,15 persen.

Dari sisi pelabuhan, Pelabuhan Balikpapan mencatatkan nilai impor terbesar pada Desember 2025, mencapai US$559,36 juta atau melonjak 56,62 persen dari bulan sebelumnya. Kontribusinya mencapai 78,97 persen terhadap total impor Kaltim sepanjang 2025.

Pelabuhan Sepinggan dan Kariangau menyusul dengan nilai masing-masing US$18,38 juta dan US$15,74 juta. Namun, Pelabuhan Kariangau justru mengalami penurunan 6,64 persen dibandingkan November 2025.

Di tengah tekanan impor, kinerja ekspor menjadi penyangga utama neraca perdagangan Kaltim. Nilai ekspor Desember 2025 mencapai US$2,30 miliar, melonjak 36,77 persen dibandingkan bulan sebelumnya. Ekspor nonmigas tumbuh 30,86 persen, sementara ekspor migas melesat tajam hingga 109,78 persen.

Komoditas lemak dan minyak hewani/nabati tampil sebagai bintang dengan lonjakan US$293,54 juta atau 246,24 persen. Bahan bakar mineral naik US$175,37 juta, sementara pupuk meningkat US$37,36 juta.

Secara kumulatif sepanjang Januari—Desember 2025, neraca perdagangan Kalimantan Timur mencatat surplus US$16,06 miliar. Mas’ud menegaskan, surplus besar dari sektor nonmigas menjadi kunci yang menutup defisit migas yang terus melebar. (SON)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: EksporImpor
Previous Post

Taklukan Jepang 5-3, Indonesia Ukir Sejarah ke Final Piala Asia Futsal 2026

Next Post

79 Tahun HMI, Dari Kaderisasi ke Demokrasi Etis di Tengah Krisis Keteladanan Politik

BACA JUGA

Dua Kebijakan Pusat Ini Bikin Ekonomi Kutim Babak Belur, Akademisi Kaltim Ingatkan Ancamannya

Dua Kebijakan Pusat Ini Bikin Ekonomi Kutim Babak Belur, Akademisi Kaltim Ingatkan Ancamannya

5 Juli 2026 | 20:10
Efek Harga BBM Naik, Inflasi Balikpapan dan PPU Mulai Terkerek BBM Naik, SPBU dan APMS di Kubar Dijaga Ketat demi Amankan Harga Pokok Soal BBM Oplosan di Samarinda Kaltim, Wali Kota: Jangan Asal Klaim BBM Aman! 70 Persen Konsumen Balikpapan Beralih ke BBM Nonsubsidi, Antrean SPBU Tertangani

Efek Harga BBM Naik, Inflasi Balikpapan dan PPU Mulai Terkerek

5 Juli 2026 | 17:13
Modal Kerja Tambang Mengucur Deras, Kredit Perbankan Kaltim Tumbuh 9,46 Persen Transaksi Non-Tunai di Kaltim Melejit, QRIS Tembus 859 Ribu Pengguna

Modal Kerja Tambang Mengucur Deras, Kredit Perbankan Kaltim Tumbuh 9,46 Persen

5 Juli 2026 | 16:43
Musim Tanam Tiba, Pupuk Kaltim Pastikan Stok Pupuk Subsidi Jawa Timur Aman

Musim Tanam Tiba, Pupuk Kaltim Pastikan Stok Pupuk Subsidi Jawa Timur Aman

5 Juli 2026 | 14:19
Intip Bocoran APBD Kaltim 2027: Proyeksi Rp 12,1 Triliun, Bulan Ini Masuk DPRD

Intip Bocoran APBD Kaltim 2027: Proyeksi Rp 12,1 Triliun, Bulan Ini Masuk DPRD

3 Juli 2026 | 22:33
Harga Tiket Pesawat Samarinda Masih Mahal, Padahal Avtur Sudah Turun 10 Persen Tiket Pesawat dari Samarinda Naik, Ada yang Capai Rp4,8 Juta Tarif Pesawat dari Samarinda Naik, Ada yang Capai Rp4,8 Juta Dijadwalkan Februari 2026, Bandara APT Pranoto Samarinda Siap Buka Rute Internasional

Harga Tiket Pesawat Samarinda Masih Mahal, Padahal Avtur Sudah Turun 10 Persen

3 Juli 2026 | 19:20
Next Post
79 Tahun HMI, Dari Kaderisasi ke Demokrasi Etis di Tengah Krisis Keteladanan Politik

79 Tahun HMI, Dari Kaderisasi ke Demokrasi Etis di Tengah Krisis Keteladanan Politik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Satpol PP Tegur Indomaret di Jalan MH Thamrin Bontang, Trotoar Dirombak Tak Sesuai Aturan

Satpol PP Tegur Indomaret di Jalan MH Thamrin Bontang, Trotoar Dirombak Tak Sesuai Aturan

2 Juli 2026 | 19:03
Siap-Siap Gelap-gelapan 3 Jam Sehari, Ini Biang Kerok Mati Lampu di Kaltim Mati Lampu Tenggarong Kukar Hari Ini: Cek Daftar Wilayah Terdampak di Sini!

Siap-Siap Gelap-gelapan 3 Jam Sehari, Ini Biang Kerok Mati Lampu di Kaltim

29 Juni 2026 | 19:19
Sempat Molor 2 Bulan, 12 Pejabat Pemkot Bontang Resmi Dilantik Hari Ini

Sempat Molor 2 Bulan, 12 Pejabat Pemkot Bontang Resmi Dilantik Hari Ini

1 Juli 2026 | 12:23
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11

Terbaru

Demi Markas Borneo FC Samarinda Lolos AFC, Lampu Stadion Palaran Resmi Mengungsi

Demi Markas Borneo FC Samarinda Lolos AFC, Lampu Stadion Palaran Resmi Mengungsi

5 Juli 2026 | 20:52
7 Hari 7 Malam Jaga Tradisi, Ritual Belian Semegah di Kutim Menuju Warisan Budaya Indonesia

7 Hari 7 Malam Jaga Tradisi, Ritual Belian Semegah di Kutim Menuju Warisan Budaya Indonesia

5 Juli 2026 | 20:28
Dua Kebijakan Pusat Ini Bikin Ekonomi Kutim Babak Belur, Akademisi Kaltim Ingatkan Ancamannya

Dua Kebijakan Pusat Ini Bikin Ekonomi Kutim Babak Belur, Akademisi Kaltim Ingatkan Ancamannya

5 Juli 2026 | 20:10
Pengeroyokan Penumpang Kapal Feri Balikpapan Viral, Dipicu Parkir Mobil

Pengeroyokan Penumpang Kapal Feri Balikpapan Viral, Dipicu Parkir Mobil

5 Juli 2026 | 18:59
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved