• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, April 5, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Bontang

Mengulik Strategi Bontang Mengelola Produksi Sampah 107 Ton per Hari

Suriadi Said by Suriadi Said
13 Februari 2026 | 22:09
Reading Time: 2 mins read
0
Mengulik Strategi Bontang Mengelola Produksi Sampah 107 Ton per Hari

Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, didapuk sebagai pembicara utama dalam Seminar Nasional Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang digelar di Universitas Mulawarman, Kamis (12/2/2026). (Prokopim)

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, SAMARINDA – Komitmen Kota Bontang dalam pengelolaan lingkungan hidup mendapat pengakuan di forum akademik. Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, didapuk sebagai pembicara utama dalam Seminar Nasional Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang digelar di Universitas Mulawarman, Kamis (12/2/2026).

Di hadapan akademisi dan mahasiswa di Aula Hexagon Fakultas Teknik, Neni memaparkan tantangan pengelolaan sampah di kota industri seperti Bontang. Dengan jumlah penduduk sekitar 194 ribu jiwa, produksi sampah harian kota ini mencapai 107 ton. Dari jumlah tersebut, sekitar 40 persen merupakan plastik sekali pakai.

PILIHAN REDAKSI

Wali Kota Bontang: ASN yang Malas Berpotensi Kehilangan TPP Pemkot Bontang Teken Kerja Sama Tiga Instansi, Fokus Tata Kelola dan Layanan Publik

Wali Kota Bontang: ASN yang Malas Berpotensi Kehilangan TPP

31 Maret 2026 | 15:09
Ekonomi Bontang Tumbuh 3,21 Persen, Realisasi APBD 98,47 Persen

Ekonomi Bontang Tumbuh 3,21 Persen, Realisasi APBD 98,47 Persen

30 Maret 2026 | 20:48

“Bumi hanya satu. Kita membutuhkan bumi karena bumi tidak membutuhkan kita. Kita boleh lelah, tetapi tidak boleh menyerah untuk mengubah perilaku,” ujar Neni dalam pemaparannya.

Sebagai kota penyangga sektor industri, Bontang menghadapi kompleksitas persoalan lingkungan. Pertumbuhan penduduk, aktivitas ekonomi, dan pola konsumsi masyarakat berdampak langsung pada peningkatan volume sampah.

Neni menegaskan, persoalan sampah tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan parsial. Diperlukan perubahan perilaku masyarakat, terutama dalam memilah dan mengurangi sampah sejak dari sumbernya.

Menurut dia, arah kebijakan nasional juga menekankan pengurangan ketergantungan pada tempat pemrosesan akhir (TPA). Target nasional pada 2030 tidak lagi membuka TPA baru.

“Artinya, kuncinya ada pada pemilahan dari rumah. Sampah harus selesai di sumbernya, bukan ditumpuk di TPA,” tegasnya.

Pemerintah Kota Bontang, kata Neni, menerapkan strategi kolaboratif atau “keroyokan” dalam pengelolaan sampah. Program tersebut melibatkan perangkat daerah, masyarakat, hingga pelaku usaha.

Sejumlah langkah konkret telah dijalankan, di antaranya gerakan Jumat Bersih serta pembentukan 342 bank sampah di tingkat rukun tetangga (RT). Selain itu, Pemkot Bontang mendeklarasikan program GESIT (Gerakan Sampahku Itu Tanggung Jawabku) sebagai gerakan bersama pengurangan sampah.

Pendekatan tersebut menitikberatkan pada edukasi, pemilahan, dan penguatan ekonomi sirkular melalui bank sampah.

Upaya pengelolaan sampah di Bontang juga mendapat dukungan internasional. Pemerintah Kota Bontang memperoleh hibah dari Pemerintah Jeju, Korea Selatan, senilai Rp150 miliar untuk modernisasi sistem pengelolaan sampah.

Dana tersebut direncanakan untuk meningkatkan infrastruktur dan teknologi pengolahan sampah agar lebih efisien dan ramah lingkungan.

Dalam seminar tersebut, langkah Bontang juga mendapat apresiasi karena telah memiliki fasilitas sanitary landfill berstandar Adipura. Fasilitas ini dinilai mendukung pengelolaan sampah yang lebih tertata dan sesuai kaidah lingkungan.

Forum akademik itu menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan dunia usaha dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Neni berharap kolaborasi lintas sektor dapat memperkuat upaya pengurangan sampah sekaligus mendukung visi pembangunan berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

“Pengelolaan sampah bukan hanya urusan pemerintah. Ini tanggung jawab bersama. Jika kita bergerak bersama, persoalan sebesar apa pun bisa diatasi,” ujarnya. (RIL/SET)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Bank SampahWali Kota Bontang
Previous Post

SMA/SMK Dikelola Provinsi, Wawali Bontang Nilai Pengawasan Kurang Maksimal

Next Post

Pembunuhan Penjaga Toko di Balikpapan, Ibu Korban Minta Pelaku Dihukum Mati

BACA JUGA

Kabar Duka: Wakil Ketua DPRD Bontang, Maming Tutup Usia

Kabar Duka: Wakil Ketua DPRD Bontang, Maming Tutup Usia

4 April 2026 | 22:43
Potensi Pajak Bontang Bisa Tembus Rp257 Miliar

Potensi Pajak Bontang Bisa Tembus Rp257 Miliar

4 April 2026 | 22:12
KPR Dominasi Pembelian Rumah di Balikpapan, Capai Rp4,97 Triliun 177 Ribu Warga Kaltim Masih Belum Punya Rumah

KPR Dominasi Pembelian Rumah di Balikpapan, Capai Rp4,97 Triliun

4 April 2026 | 20:28
Inovasi “SiAntar”, Jurus Pelayanan Humanis Kantor Pertanahan Bontang Menuju WBK

Inovasi “SiAntar”, Jurus Pelayanan Humanis Kantor Pertanahan Bontang Menuju WBK

4 April 2026 | 17:08
Tagihan Air PDAM Bontang Naik Drastis, Ada yang Tembus Rp1,7 Juta

Tagihan Air PDAM Bontang Naik Drastis, Ada yang Tembus Rp1,7 Juta

4 April 2026 | 16:55
Beraksi Lima Kali, Pencuri Helm di Bontang Ditangkap, Motifnya Kebutuhan Hidup

Beraksi Lima Kali, Pencuri Helm di Bontang Ditangkap, Motifnya Kebutuhan Hidup

4 April 2026 | 16:33
Next Post
Pembunuhan Penjaga Toko di Balikpapan, Ibu Korban Minta Pelaku Dihukum Mati

Pembunuhan Penjaga Toko di Balikpapan, Ibu Korban Minta Pelaku Dihukum Mati

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

30 Maret 2026 | 19:05
Tagihan Air Membengkak? PDAM Bontang Jelaskan Penyebab dan Solusinya Distribusi Air dari WTP KS Tubun Mati Total Akhir Pekan Ini

Tagihan Air Membengkak? PDAM Bontang Jelaskan Penyebab dan Solusinya

3 April 2026 | 21:21
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Jadwal Keberangkatan Kapal PELNI di Pelabuhan Semayang Balikpapan Periode 1-11 April 2026 Jadwal Kapal Pelni Juli 2025 dari Balikpapan dan Bontang, Cek Lengkapnya di Sini Jadwal Kapal Pelni Balikpapan Juli 2025 Resmi Rilis, Cek Tanggal dan Rute Lengkapnya di Sini

Jadwal Keberangkatan Kapal PELNI di Pelabuhan Semayang Balikpapan Periode 1-11 April 2026

29 Maret 2026 | 21:14
Jadwal Kapal PELNI dari Bontang April 2026 Resmi Dirilis, Ini Rute dan Jam Keberangkatannya Jalur Laut Masih Rawan, Polres Bontang Perketat Pengawasan Narkoba di Pelabuhan

Jadwal Kapal PELNI dari Bontang April 2026 Resmi Dirilis, Ini Rute dan Jam Keberangkatannya

29 Maret 2026 | 20:24

Terbaru

5.800 Jemaah Haji 2026 Bakal Melewati Embarkasi Balikpapan Kaltim 2.580 Jemaah Haji Kaltim Siap Terbang Mei Ini, Masa Tunggu Tembus 36 Tahun Proses Pelunasan Biaya Haji Kaltim 2025 Dibuka, Simak Tahapan dan Jadwalnya! 7 Jemaah Haji Embarkasi Balikpapan Meninggal Dunia, Mayoritas Berusia Lanjut Biaya Ibadah Haji Embarkasi Balikpapan Rp50,7 Juta

5.800 Jemaah Haji 2026 Bakal Melewati Embarkasi Balikpapan Kaltim

4 April 2026 | 23:55
KEK Maloy Batuta Pemkab Kutim Siapkan 500 Hektare Lahan untuk Optimalisasi KEK Maloy

Investasi Besar Menanti! KEK Maloy Batuta Kaltim Dikelola Lebih Profesional

4 April 2026 | 23:43
Kabar Duka: Wakil Ketua DPRD Bontang, Maming Tutup Usia

Kabar Duka: Wakil Ketua DPRD Bontang, Maming Tutup Usia

4 April 2026 | 22:43
277 Peserta Ikuti Seleksi Paskibraka Samarinda, 42 Akan Terpilih

277 Peserta Ikuti Seleksi Paskibraka Samarinda, 42 Akan Terpilih

4 April 2026 | 22:27

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E
Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang
Kalimantan Timur, Indonesia

Telepon : 0811-5423-245
Iklan : [email protected]

  • NASIONAL
  • KALTIM
  • BALIKPAPAN
  • SAMARINDA
  • BONTANG
  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • LEISURE
  • ISLAMPEDIA
  • INFOGRAFIS
  • VIDEO
  • KOLOM
COPYRIGHT © 2023 PRANALA.CO, ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved