KALIMANTAN Timur (Kaltim) bukan cuma soal tambang, hutan, atau pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN). Ada aroma rempah dan rasa khas yang diam-diam membuat banyak orang jatuh hati saat pertama kali mencicipinya.
Belakangan, kuliner khas Kaltim kembali ramai dibicarakan wisatawan. Bukan hanya di Samarinda dan Balikpapan, tetapi juga di media sosial yang mulai dipenuhi rekomendasi makanan legendaris dari Benua Etam.
Di antara yang paling sering disebut adalah Gence Ruan. Hidangan khas Kutai ini berbahan dasar ikan haruan atau ikan gabus yang dibakar lalu disiram sambal merah pedas khas gence. Rasanya kuat, pedas, dan meninggalkan sensasi asap yang khas di lidah.
Bagi masyarakat Kutai, makanan ini bukan sekadar lauk. Gence Ruan sudah lama menjadi bagian dari tradisi makan keluarga hingga jamuan adat.
Kuliner lain yang ikut naik daun adalah Nasi Bekepor.
Sekilas tampilannya mirip nasi liwet. Namun aroma rempah, ikan asin, dan minyak sayur yang dimasak bersama nasi membuat rasanya berbeda. Dalam tradisi Kutai, nasi ini dulunya dikenal sebagai hidangan keluarga kerajaan.
Kini, Nasi Bekepor mulai banyak dicari wisatawan yang ingin merasakan makanan autentik khas Kalimantan Timur.
Biasanya nasi ini disajikan bersama sambal raja, ayam cincane, hingga daging masak bumi hangus yang punya warna gelap pekat karena penggunaan kecap dan proses memasak yang lama.
Kalau berbicara soal ikon kuliner Kaltim, nama Ayam Cincane hampir pasti masuk daftar teratas.

Ayam kampung yang dibakar dengan balutan bumbu merah ini dikenal punya aroma rempah yang kuat. Rasanya gurih, sedikit manis, dengan sentuhan pedas yang khas.
Di banyak acara penting masyarakat Samarinda, Ayam Cincane hampir selalu hadir di meja makan.
Bagi warga lokal, makanan ini bukan sekadar sajian. Ada rasa nostalgia dan cerita keluarga yang ikut tersaji dalam setiap potongannya.
Banyak kuliner Kaltim lahir dari kehidupan masyarakat tepian sungai.
Ikan gabus, ikan jelawat, hingga hasil hutan menjadi bahan utama yang membentuk identitas rasa daerah ini. Karena itu, sebagian besar makanan khas Kaltim punya karakter kuat: gurih, pedas, segar, dan kaya rempah.
Tak hanya makanan berat, Kaltim juga punya camilan khas seperti lempok durian, amplang, hingga pisang gapit yang sering diburu wisatawan sebagai oleh-oleh. [RE]
Dapatkan berita terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

















