• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Kolam Retensi Rp6 Miliar Terancam Mangkrak, DPRD Samarinda: Drainase Harus Terhubung

Suriadi Said by Suriadi Said
13 Maret 2026 | 14:24
Reading Time: 3 mins read
0
Kolam Retensi Rp6 Miliar Terancam Mangkrak, DPRD Samarinda: Drainase Harus Terhubung

Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, SAMARINDA – Kolam retensi seluas 2,6 hektare di kawasan Sempaja yang baru rampung dibangun terancam tidak efektif mengatasi banjir. Penyebabnya, sistem drainase belum terkoneksi sempurna ke Gang Ahim, titik lemah yang selama ini menjadi bottleneck aliran air. Ketua Komisi III DPRD Kota Samarinda Deni Hakim menegaskan, pembangunan infrastruktur fisik tak ada artinya tanpa integrasi sistem yang matang.

Saat meninjau lokasi dekat Perumahan Sempaja Lestari Indah, Deni menjelaskan meskipun pembangunan fisik kolam retensi dan pintu air telah selesai, masih ada pekerjaan rumah berupa penyambungan saluran menuju Gang Ahim. Wilayah ini menjadi titik lemah karena adanya penyempitan saluran yang mengakibatkan air meluap kembali ke jalanan.

PILIHAN REDAKSI

Jalan Utama Samarinda Gelap, Dewan Desak Perbaikan Lampu Jalan

Jalan Utama Samarinda Gelap, Dewan Desak Perbaikan Lampu Jalan

16 April 2026 | 14:31
Kabel Menjuntai di Langit Samarinda, Ancaman yang Terlihat Sehari-hari

Kabel Menjuntai di Langit Samarinda, Ancaman yang Terlihat Sehari-hari

10 April 2026 | 07:41

“Kami melihat pembangunan kolam retensi di Sempaja sudah selesai, namun tantangan berikutnya adalah memastikan air bisa mengalir lancar menuju Gang Ahim yang selama ini menjadi titik penyempitan atau bottleneck,” ujar Deni Hakim.

Dia melanjutkan, jika daya tampung drainase di titik pertemuan aliran dari PM Noor, AWS, dan Wahid Hasyim ini tidak segera dibenahi, maka air akan terus meluap dan menyebabkan genangan meski sudah ada kolam penampungan.

Guna mengatasi kendala konektivitas, diperlukan tambahan kegiatan penyambungan drainase dengan estimasi anggaran sekitar Rp6 miliar. Komisi III telah meminta cetak biru (blueprint) lengkap dari Bidang Sumber Daya Air (SDA).

“Masalah lahan sudah clear, sekarang fokus kita adalah pada penyambungan drainase yang memerlukan anggaran sekitar Rp6 miliar. Kami sudah meminta data teknis dan blueprint dari bidang SDA agar seluruh sistem benar-benar terkoneksi, karena tanpa konektivitas yang kuat antara kolam dan saluran pembuangan, upaya menanggulangi banjir ini tidak akan memberikan hasil maksimal bagi masyarakat,” tegas Deni.

Deni menekankan, kolam retensi dirancang bukan hanya untuk menampung air, melainkan mengatur ritme aliran agar tidak membebani saluran drainase secara bersamaan. Kolam retensi ini dirancang bukan hanya untuk menampung air, tetapi untuk mengatur ritme aliran agar berjalan semestinya ke hilir.

:Kami sangat meminta agar titik-titik hambatan segera diselesaikan, karena jangan sampai kolam retensi yang sudah megah ini justru tidak terkoneksi dengan sistem drainase yang ada di sekitarnya, yang mana hal itu akan membuat fungsinya tidak efektif,” tambahnya.

Deni juga menyoroti semakin minimnya area resapan air di Samarinda akibat masifnya pembangunan di wilayah tangkapan air. Ia memperingatkan agar pemerintah lebih tegas dalam pemberian izin bangunan ke depan.

Kata dia, kondisi Samarinda saat ini memang memprihatinkan karena minimnya resapan air akibat banyaknya bangunan di wilayah tangkapan. Ke depan, Pemkot harus memastikan tidak boleh ada lagi bangunan yang berdiri di atas area resapan, karena hal itu secara langsung mengurangi daya tampung tanah dan menjadi pemicu utama banjir yang sulit surut.

Selain Sempaja, perhatian Komisi III juga tertuju pada pembangunan tanggul oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) di kawasan Bengkuring. Deni mencatat masih ada sisa pembangunan tanggul sekitar 2 kilometer yang belum tersambung, sehingga air dari Sungai Karang Mumus masih berpotensi melimpas ke pemukiman warga.

“Kami juga menaruh perhatian pada sisa pembangunan tanggul sepanjang 2 kilometer di Bengkuring yang belum tersambung sepenuhnya. Selama tanggul ini belum tuntas, warga akan terus dihantui luapan Sungai Karang Mumus, sehingga kami akan segera berkomunikasi dengan pihak terkait agar pembangunan tanggul ini bisa segera direalisasikan secara utuh,” urai Deni.

Menutup tinjauan, Deni memberikan catatan khusus pada kolam retensi seluas 5 hektare milik Pemerintah Kota yang telah selesai dibangun. Ia mengingatkan agar elevasi tanggul diperhatikan cermat dan akses di sekitar kolam tetap bersih agar infrastruktur bekerja optimal saat curah hujan tinggi.

“Intinya, seluruh pembangunan drainase dan kolam retensi di Samarinda harus tepat sasaran dan saling terhubung satu sama lain. Kami memberikan catatan pada kolam retensi 5 hektare milik Pemkot agar ketinggian tanggulnya benar-benar dijaga lebih tinggi dari permukaan air, serta penataan tanah di sekitarnya diperhatikan agar tidak menciptakan genangan baru yang justru merugikan warga sekitar,” tutup Deni Hakim. (TIA)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: DPRD Samarinda
Previous Post

Dishub Balikpapan Siapkan 167 Kamera Pengawas dan 70 Personel Amankan Arus Mudik Lebaran 2026

Next Post

Guru PPPK Paruh Waktu Pangkep Nunggak Gaji 3 Bulan, Terancam Tak Bisa Lebaran

BACA JUGA

3 Rumah di Bengalon Kutim Ludes Terbakar, Kerugian Rp200 Juta

3 Rumah di Bengalon Kutim Ludes Terbakar, Kerugian Rp200 Juta

18 April 2026 | 19:23
Tak Lagi Ditanggung Pusat, Anggaran PBI Bontang Jebol Rp1 Miliar

Tak Lagi Ditanggung Pusat, Anggaran PBI Bontang Jebol Rp1 Miliar

18 April 2026 | 19:14
Dua Aplikasi Ini Bisa Pantau Kinerja ASN Bontang Real Time

Dua Aplikasi Ini Bisa Pantau Kinerja ASN Bontang Real Time

18 April 2026 | 18:50
Ribuan BPJS Warga Bontang Terancam, Pemkot Siapkan Skema Patungan dengan Perusahaan

Ribuan BPJS Warga Bontang Terancam, Pemkot Siapkan Skema Patungan dengan Perusahaan

18 April 2026 | 18:26
Alasan Dilibatkannya TNI, Polri, dan Kadin di Program MBG Kapolres Bontang Cicipi Menu MBG, Siap Salurkan ke 1.030 Siswa 13 April

Alasan Dilibatkannya TNI, Polri, dan Kadin di Program MBG

18 April 2026 | 14:04
Rp1,7 Miliar Digelontorkan, Toilet 10 SD di Bontang akan Diperbaiki

Rp1,7 Miliar Digelontorkan, Toilet 10 SD di Bontang akan Diperbaiki

18 April 2026 | 10:38
Next Post
Guru PPPK Paruh Waktu Pangkep Nunggak Gaji 3 Bulan, Terancam Tak Bisa Lebaran Desa Tompobulu Pusat Posko SAR ATR 42-500, DPRD Pangkep Soroti Minimnya Akses Internet

Guru PPPK Paruh Waktu Pangkep Nunggak Gaji 3 Bulan, Terancam Tak Bisa Lebaran

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Alih Profesi di Kaltim: Menambal Dampak PHK Batu Bara

Alih Profesi di Kaltim: Menambal Dampak PHK Batu Bara

15 April 2026 | 14:25
127 Guru Dicari, Bontang Pilih Warga Lokal sebagai Prioritas, Gaji dari Dana BOS Seragam dan Sepatu Gratis untuk Pelajar Bontang Siap Dibagikan

127 Guru Dicari, Bontang Pilih Warga Lokal sebagai Prioritas, Gaji dari Dana BOS

13 April 2026 | 14:34
Durasi hingga 29 Jam, Rute Surabaya–Balikpapan Krisis Tiket, Harga Tembus Rp25 Juta Bandara Sepinggan Balikpapan Layani Hampir 375 Ribu Pemudik Lebaran 2025 Arus Balik Lebaran Kaltim 2025; Bandara Sepinggan Balikpapan Catat 289 Penerbangan Sehari

Durasi hingga 29 Jam, Rute Surabaya–Balikpapan Krisis Tiket, Harga Tembus Rp25 Juta

10 April 2026 | 09:27
Detik-Detik Tabrakan di Tikungan Muara Badak-Samarinda, Dua Pengendara Tewas

Detik-Detik Tabrakan di Tikungan Muara Badak-Samarinda, 3 Pengendara Tewas

13 April 2026 | 20:09
Kaltim Perluas Sekolah Berstandar Internasional, Empat SMA Disiapkan Jadi “Sekolah Garuda” SMAN 10 Samarinda Ditunjuk jadi Sekolah Garuda, Apa Saja Keunggulannya?

Kaltim Perluas Sekolah Berstandar Internasional, Empat SMA Disiapkan Jadi “Sekolah Garuda”

11 April 2026 | 21:55

Terbaru

Harga BBM Non Subsidi di Kaltim Naik 18 April, Dexlite Tembus Rp24 Ribu BBM Naik, ASN Kaltim Diajak Beralih ke Energi Surya Batasi BBM Subsidi Mulai 1 April: Pertalite Maksimal 50 Liter, Solar Dibedakan per Jenis Kendaraan

Harga BBM Non Subsidi di Kaltim Naik 18 April, Dexlite Tembus Rp24 Ribu

18 April 2026 | 19:44
3 Rumah di Bengalon Kutim Ludes Terbakar, Kerugian Rp200 Juta

3 Rumah di Bengalon Kutim Ludes Terbakar, Kerugian Rp200 Juta

18 April 2026 | 19:23
Tak Lagi Ditanggung Pusat, Anggaran PBI Bontang Jebol Rp1 Miliar

Tak Lagi Ditanggung Pusat, Anggaran PBI Bontang Jebol Rp1 Miliar

18 April 2026 | 19:14
Dua Aplikasi Ini Bisa Pantau Kinerja ASN Bontang Real Time

Dua Aplikasi Ini Bisa Pantau Kinerja ASN Bontang Real Time

18 April 2026 | 18:50
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved