• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Senin, Juli 13, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Kasihan! Anak 11 Tahun di Bontang Tak Bisa Sekolah karena Tersangkut Administrasi

Suriadi Said by Suriadi Said
6 Oktober 2025 | 21:40
Reading Time: 2 mins read
0
Kasihan! Anak 11 Tahun di Bontang Tak Bisa Sekolah karena Tersangkut Administrasi

Satpol PP Bontang saat menggelar razia wajib belajar beberapa waktu lalu.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG – Razia wajib belajar yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bontang pada Kamis (2/10) malam membuka fakta yang menyentuh hati. Dua anak laki-laki kedapatan berjualan di jam belajar. Salah satunya ternyata telah putus sekolah.

Petugas yang menemukan keduanya segera melakukan pendataan. Setelah itu, mereka diserahkan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang untuk ditindaklanjuti.

PILIHAN REDAKSI

Perintah Wali Kota Bontang: Para Ayah, Tolong Antar Anakmu di Hari Pertama Sekolah

Perintah Wali Kota Bontang: Para Ayah, Tolong Antar Anakmu di Hari Pertama Sekolah

11 Juli 2026 | 10:12
Cerita Luthfy Azka Nararya, Siswa Bontang Menembus Garis Takdir Paskibraka di Istana Negara

Cerita Luthfy Azka Nararya, Siswa Bontang Menembus Garis Takdir Paskibraka di Istana Negara

29 Juni 2026 | 09:11

Kepala Disdikbud Bontang, Abdu Safa Muha, membenarkan bahwa anak tersebut memang belum bisa melanjutkan sekolah karena terkendala administrasi. Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)-nya masih tercatat di daerah asal.

“Belum bisa, karena pindah sekolah ada aturannya. Kami masih menunggu dari pihak orang tuanya untuk melengkapi dokumen,” jelas Abdu Safa, Senin (6/10).

Namun ia menegaskan, pemerintah tidak akan tinggal diam. Disdikbud Bontang telah menyiapkan jalur alternatif agar anak itu bisa tetap belajar.

“Masih ada jalan untuk anak tersebut. Bisa lewat pendidikan nonformal seperti Paket A, B, atau C. Kami akan melakukan pendekatan langsung kepada keluarganya,” ujarnya.

Dua anak tersebut, masing-masing berusia 7 dan 11 tahun, diamankan petugas sekira pukul 20.00 WITA di salah satu kawasan kota. Saat itu, keduanya sedang berjualan, padahal waktu tersebut seharusnya digunakan untuk belajar di rumah.

“Mereka seharusnya berada di rumah untuk belajar, bukan berjualan,” tegas Kasatpol PP Bontang, Ahmad Yani.

Menurut Yani, razia wajib belajar bukan sekadar penertiban. Tujuannya lebih besar: melindungi anak-anak dari kehilangan hak dasarnya untuk menempuh pendidikan.

“Anak itu tugasnya belajar, bukan mencari nafkah. Orang tua kami ingatkan, jangan menyuruh anak berjualan apapun alasannya,” tegasnya.

Ia menambahkan, pemerintah ingin memastikan setiap anak di Bontang mendapat kesempatan yang sama untuk belajar. Termasuk bagi mereka yang datang dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.

“Pendidikan itu tanggung jawab bersama. Pemerintah hadir untuk memastikan tidak ada anak yang tertinggal,” tutup Ahmad Yani. (FR)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Pelajar BontangWajib Belajar
Previous Post

ASTAGA! Seluruh Dapur Makanan Bergizi Gratis di Pangkep Belum Punya Sertifikat Sanitasi

Next Post

11 Kasus Pencurian Terungkap di Samarinda Kurun 2 Bulan, Polisi Amankan 7 Tersangka

BACA JUGA

Kejar-kejaran di Lampu Merah Balikpapan, Pengamen Ini Nekat Lawan Satpol PP

Kejar-kejaran di Lampu Merah Balikpapan, Pengamen Ini Nekat Lawan Satpol PP

12 Juli 2026 | 21:36
Wali Kota Neni: Insentif Guru Mengaji di Bontang Aman Pemotongan

Wali Kota Neni: Insentif Guru Mengaji di Bontang Aman Pemotongan

12 Juli 2026 | 19:14
Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

Bertemu Wali Kota , Bos Baru Pupuk Kaltim Bawa Misi Besar bagi Bontang

12 Juli 2026 | 19:01
Bocah Hilang Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan Ditemukan Meninggal Dunia

Bocah Hilang Terseret Arus di Pantai Kemala Balikpapan Ditemukan Meninggal Dunia

12 Juli 2026 | 13:21
4 Anak Terseret Ombak di Pantai Kemala Balikpapan, Satu Masih Dicari

4 Anak Terseret Ombak di Pantai Kemala Balikpapan, Satu Masih Dicari

11 Juli 2026 | 22:01
Modal Gunting Besi, Pria di Kutim Gasak 18 Tabung Gas Melon

Modal Gunting Besi, Pria di Kutim Gasak 18 Tabung Gas Melon

11 Juli 2026 | 21:45
Next Post
11 Kasus Pencurian Terungkap di Samarinda Kurun 2 Bulan, Polisi Amankan 7 Tersangka

11 Kasus Pencurian Terungkap di Samarinda Kurun 2 Bulan, Polisi Amankan 7 Tersangka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

6 Juli 2026 | 13:24
Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

Diduga Cemari Udara, DLH Kaltim Usut Limbah Medis RSUD Kudungga Sangatta

7 Juli 2026 | 21:49

Terbaru

Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

Festival Sekerat Nusantara V Ditutup Meriah, Ritual Mengulur Naga Tegaskan Identitas Budaya Kutim

12 Juli 2026 | 23:58
PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

PWI Bontang Matangkan Program 3 Tahun, Fokus UKW hingga Perlindungan Wartawan

12 Juli 2026 | 22:48
Semifinal Piala Dunia 2026: Skenario Paling Ideal dan Gila dalam Sejarah

Semifinal Piala Dunia 2026: Skenario Paling Ideal dan Gila dalam Sejarah

12 Juli 2026 | 22:36
Hanya Adip Maraja yang Lolos, Muscab HIPMI Bontang Bakal Diikuti Calon Tunggal

Hanya Adip Maraja yang Lolos, Muscab HIPMI Bontang Bakal Diikuti Calon Tunggal

12 Juli 2026 | 22:29
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved