Pranala.co, SANGATTA – Jambore Daerah Kalimantan Timur (Kaltim) 2025 resmi digelar di Kabupaten Kutai Timur. Ajang ini menjadi ruang silaturahmi bagi pramuka penggalang se-Kaltim sekaligus wahana pembentukan karakter generasi muda.
Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, menegaskan pentingnya kegiatan tersebut dalam mencetak pemuda yang tangguh dan berjiwa pengabdian tinggi.
“Melalui Jambore Kaltim ini, para peserta akan digembleng menjadi generasi muda yang kuat mentalnya, luas wawasannya, dan tinggi semangat pengabdiannya,” ujar Seno Aji saat membuka acara di Bumi Perkemahan Kudungga, Sangatta, Kamis (27/11).
Kegiatan berlangsung pada 26–30 November 2025 dan diikuti pramuka penggalang dari kabupaten/kota se-Kaltim.
Dalam sambutannya, Seno Aji menekankan bahwa gerakan pramuka memiliki peran besar dalam membangun karakter pemuda. Pramuka, menurutnya, adalah benteng moral bangsa sekaligus wadah pembinaan kepemimpinan yang terbukti konsisten sejak dulu.
“Gerakan pramuka selalu berperan mencetak pemimpin yang siap berkontribusi dalam pembangunan daerah hingga nasional,” tuturnya.
Melalui Jambore Daerah 2025, Pemerintah Provinsi Kaltim kembali menegaskan komitmennya meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing, terampil, dan kreatif.
“Kami berharap Jambore Daerah benar-benar membina kedisiplinan dan talenta peserta, hingga mereka menjadi pengusung masa depan Kaltim yang cerah,” lanjut Seno.
Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Kaltim, Fachruddin Djaprie, menyampaikan bahwa kegiatan tahun ini diikuti 380 pramuka penggalang. Mereka berasal dari 10 kabupaten/kota, kecuali Kabupaten Mahakam Ulu.
“Kabupaten Mahakam Ulu kali ini tidak menyertakan pesertanya. Dari laporan yang kami terima, ada keterbatasan akses,” jelas Fachruddin.
Meski demikian, ia memastikan kegiatan tetap berjalan meriah dengan semangat kebersamaan yang kuat.
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Kutai Timur, Asti Mazar, menyampaikan kesiapan penuh menyambut seluruh kontingen.
Berbagai kegiatan dan perlombaan telah disusun untuk mengasah kedisiplinan, keterampilan, hingga ketangkasan para peserta selama Jambore berlangsung.
“Tujuan utama tentu silaturahmi. Selain itu, kegiatan ini mengasah keterampilan dan keaktifan mereka sebagai generasi penerus yang hebat,” kata Asti. (ADS)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















