SAMARINDA, Pranala.co – Kinerja belanja pemerintah pusat di Kalimantan Timur (Kaltim) pada awal 2026 menunjukkan tren positif. Hingga Februari, realisasi anggaran tercatat mencapai Rp1,69 triliun atau sekitar 8,92 persen dari total pagu sebesar Rp18,91 triliun.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kaltim, Tjahjo Purnomo, menyampaikan bahwa serapan anggaran tersebut didominasi oleh belanja infrastruktur, khususnya pembangunan jalan dan jembatan yang mendukung pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Belanja modal untuk pembangunan jalan bebas hambatan yang terintegrasi dengan kawasan IKN mencapai Rp810 miliar. Angka ini setara dengan 7,57 persen dari total pagu pembangunan infrastruktur IKN.
Selain itu, alokasi anggaran juga diarahkan untuk pembangunan kawasan yudikatif, legislatif, serta kompleks perkantoran di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara.
Dari sisi komponen belanja, realisasi belanja pegawai tercatat sebesar Rp610 miliar atau 14,25 persen dari pagu. Sementara itu, belanja barang mencapai Rp250 miliar atau 6,69 persen dari total pagu yang tersedia.
Adapun belanja bantuan sosial hingga periode ini belum memiliki alokasi pagu yang ditetapkan. Pagu belanja pemerintah pusat di Kaltim pada 2026 tercatat sebesar Rp18,91 triliun, mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp24,41 triliun.
Meski demikian, distribusi belanja tetap difokuskan pada sektor-sektor prioritas. Fungsi pelayanan umum mendominasi dengan nilai Rp3,4 triliun, diikuti fungsi ekonomi yang mencatat pertumbuhan signifikan hingga 1.367 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp970 miliar.
Penyaluran transfer ke daerah (TKD) juga menunjukkan kinerja positif. Hingga 28 Februari 2026, realisasi TKD mencapai Rp3,35 triliun atau tumbuh 6,59 persen (yoy).
Pertumbuhan tersebut didorong oleh peningkatan dana alokasi umum (DAU) dan dana alokasi khusus (DAK) nonfisik. Sementara itu, dana bagi hasil (DBH) mengalami penurunan hingga 74,67 persen akibat dinamika kebijakan fiskal nasional.
Secara keseluruhan, pagu belanja negara dalam APBN regional Kalimantan Timur tahun 2026 mencapai Rp40,99 triliun. Hingga Februari, realisasi anggaran telah mencapai Rp5,04 triliun atau sekira 12,30 persen. (RED/ANT)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















