ANGKA pertumbuhan ekonomi nasional bertengger di kisaran 5,62 persen. Capaian ini menjadi sinyal kuat bagi daya tahan dan penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di tanah air.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menegaskan, denyut nadi utama dari pertumbuhan ini bersumber dari aktivitas belanja. Baik konsumsi yang dilakukan oleh pemerintah, maupun daya beli masyarakat yang terus bergerak di pasar.
“Kalau kita mau melihat pertumbuhan UMKM, kita harus melihat dari pertumbuhan ekonomi negara kita yang sekarang kurang lebih sekitar 5,62 persen,” ujar Maman saat memberikan keterangan di Balikpapan, Rabu (17/6/2026).
Maman menjelaskan, parameter utama untuk mengukur kondisi ini adalah perputaran uang dari belanja atau consumption spending. Sektor konsumsi inilah yang memiliki ikatan sangat erat dengan kontribusi nyata para pelaku usaha kecil di lapangan.
Meningkatnya angka perekonomian nasional ini tidak lepas dari andil besar konsumsi masyarakat dan para pelaku UMKM. Tren ini memperlihatkan roda ekonomi Indonesia masih berada pada jalur pertumbuhan yang berada di zona positif.
Meski begitu, Maman tidak menampik adanya dinamika pasar yang sempat memicu kekhawatiran dalam beberapa pekan terakhir. Khususnya, fluktuasi tajam pada nilai tukar rupiah terhadap dolar AS serta pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Namun, situasi sulit tersebut perlahan mulai terlewati. Dalam lima hari terakhir, pasar menunjukkan tanda-tanda pemulihan yang signifikan dan membawa angin segar bagi pelaku usaha.
“Rupiah kita sudah mulai menguat, IHSG kita juga sudah mulai naik. Artinya, baik dari aspek fundamental ekonomi dan juga pasar, saya pikir ini sudah sejalan,” kata Maman menambahkan.
Bagi Maman, stabilitas ekonomi yang mulai searah ini harus dimanfaatkan sebagai momentum emas. Sektor domestik, terutama di wilayah berkembang seperti Kalimantan Timur (Kaltim), perlu mendapat perhatian khusus agar mampu naik kelas.
Langkah ini tidak bisa berjalan sendiri secara parsial. Perlu ada kerja keras bersama yang melibatkan lintas sektor dari tingkat pusat hingga ke daerah.
Maman menekankan pentingnya sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga jajaran pemerintah kabupaten dan kota. Kolaborasi inilah yang memegang peranan krusial untuk mendorong ekosistem UMKM yang ramah bagi pelaku usaha lokal.
Apresiasi tinggi juga ia sampaikan kepada para kepala daerah di Kaltim yang terus konsisten mengawal pergerakan ekonomi akar rumput.
“Saya mengucapkan terima kasih banyak kepada Pak Gubernur, Bupati, dan Wali Kota, serta semua pihak yang terlibat dalam upaya kita mendorong pengembangan UMKM di Kalimantan Timur,” ujar Maman. [RUL]
Nikmati berita dan informasi terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami















