BOCAH berusia 12 tahun berinisial A terkapar di aspal usai mengalami kecelakaan lalu lintas tepat di depan Markas Komando Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kota Bontang, Senin (13/7/2026) malam.
Beruntung bagi A, ia terjatuh di tempat yang tepat. Keberadaan Tim Medis Damkar Bontang yang bersiaga 24 jam membuat nyawanya dan risiko luka yang lebih parah bisa segera tertangani hanya dalam hitungan detik setelah insiden terjadi.
Menurut pengakuan korban, petaka itu datang saat sepeda motor yang dikendarainya disenggol pengendara lain yang melintas searah. Senggolan itu membuatnya kehilangan keseimbangan.
Dia pun terlempar ke badan jalan, menahan sakit dengan luka lecet yang menjalar di tangan, kaki, hingga wajah. Luka robek di bawah hidungnya terus mengucurkan darah.
Melihat ada korban terjatuh di pintu gerbang mereka, Tim Medis Regu 2 bersama personel Mako Disdamkartan Bontang langsung berlari membawa peralatan medis. Tak ada waktu untuk menunda. Bagi para petugas ini, setiap detik adalah penentu keselamatan.
Petugas dengan cekatan membersihkan seluruh luka lecet di tubuh korban. Salep anti-infeksi dioleskan secara perlahan untuk mencegah kontaminasi kuman aspal, sementara luka di bawah hidungnya segera dibalut rapi.
Aksi tanggap darurat ini berlangsung sangat cepat. Petugas mulai menangani korban pukul 22.50 Wita dan seluruh proses pertolongan pertama selesai pada pukul 23.15 Wita, memastikan kondisi korban stabil sebelum tindakan lanjutan dilakukan.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Bontang, Amiluddin, menegaskan bahwa kesiapsiagaan penuh adalah harga mati bagi jajarannya. Kecepatan respon menjadi kunci utama untuk menekan risiko fatal pada korban kecelakaan.
“Tim Medis Damkar hadir bukan hanya untuk merespons kebakaran, tetapi juga memberikan pertolongan pertama pada berbagai kondisi darurat yang terjadi di tengah masyarakat,” ujar Amiluddin.
Amiluddin menambahkan, institusinya berkomitmen penuh untuk terus memberikan pelayanan yang cepat, profesional, dan humanis. Di akhir keterangannya, ia juga menyelipkan pesan bagi warga Bontang yang sering berkendara di malam hari.
“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu berhati-hati dan mengutamakan keselamatan saat berkendara agar kecelakaan dapat dicegah,” ajak dia. (*)

















