• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juni 27, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Daratan Tinggal 30 Persen, Wawali Bontang Minta Penimbunan Lahan Dihentikan

Suriadi Said by Suriadi Said
11 Desember 2025 | 16:05
Reading Time: 2 mins read
0
Daratan Tinggal 30 Persen, Wawali Bontang Minta Penimbunan Lahan Dihentikan

Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris.

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG — Peringatan keras datang dari Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris. Ia menegaskan bahwa penimbunan lahan resapan ikut memperparah banjir, termasuk banjir rob, yang makin sering terjadi di Kota Bontang.

Menurut Agus Haris, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah mengeluarkan kajian tertulis tentang wilayah-wilayah yang tidak boleh ditimbun. Namun persoalan tata ruang Bontang memang tidak sederhana.

PILIHAN REDAKSI

Resmi Maju Calon Ketua HIPMI Bontang, Ini Program Unggulan Bos Bekesah.co

Resmi Maju Calon Ketua HIPMI Bontang, Ini Program Unggulan Bos Bekesah.co

23 Juni 2026 | 08:24
Fasilitas Publik Bontang Berulang Kali Dirusak, CCTV Kota Dioptimalkan, Pelaku Diviralkan

Fasilitas Publik Bontang Berulang Kali Dirusak, CCTV Kota Dioptimalkan, Pelaku Diviralkan

15 Juni 2026 | 14:34

Kota ini hanya memiliki sekira 30 persen daratan dan berbentuk cekungan. Air mudah menggenang. Aliran sungai pun rata-rata sejajar bahkan lebih rendah dari permukaan laut.

“Daratan kita hanya sekitar 16 ribu hektare. Kota ini berada di daerah cekungan dan sangat sempit. Sulit menyelaraskan tata ruang dengan kawasan resapan. Sementara penduduk terus bertambah,” ujar Agus Haris, Kamis (11/12/2025).

Ia menyinggung kawasan Pisangan. Pada 1970-an, area itu masih berupa sungai besar. Kini berubah menjadi permukiman padat. Sebuah potret perubahan karena pertumbuhan penduduk yang terus meningkat.

“Ini bukan semata kesalahan masa lalu, tetapi konsekuensi kota industri yang berkembang cepat,” tambahnya.

Karena itu, ia menekankan perlunya revisi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang lebih tegas. Salah satu usulan penting: melarang pembangunan rumah berbahan beton di area resapan. Dengan cara itu, kemampuan tanah menyerap air tetap terjaga.

“Ini harus jadi kebijakan. Kita perlu memikirkan kondisi Bontang 10, 20, bahkan 50 tahun ke depan,” tegasnya.

Agus Haris juga mengingatkan bahwa praktik menutup lahan resapan dengan timbunan harus dihentikan. Dengan kondisi geografis yang seperti mangkuk, sedikit hujan saja bisa memicu banjir bila ruang resapan terus hilang.

“Kalau resapan tertutup, hujan sedikit pun bisa jadi banjir,” ujarnya.

Ia berharap revisi RTRW dan kajian BPBD dapat menjadi pijakan penting untuk pembangunan jangka panjang. Perencanaan ruang hari ini, katanya, adalah kunci untuk menciptakan Bontang yang aman, tangguh, dan layak huni di masa depan. (*)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

Via: Fahrul Razi
Tags: BanjirBontang
Previous Post

Sekolah Rakyat di Bontang Masuk Prioritas Nasional, Pembangunan Dimulai 2026

Next Post

Indeks Literasi Tertinggi di Kaltim, Bontang Kukuhkan 18 Bunda Literasi Baru

BACA JUGA

Bermodus 'Nikah Batin', Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Samarinda Bertambah jadi Empat

Bermodus ‘Nikah Batin’, Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Samarinda Bertambah jadi Empat

27 Juni 2026 | 10:00
Debu yang Turun di Balikpapan Ternyata Zeolit, Hasil Awal Sebut Material Aman Hujan Debu di Balikpapan: BMKG Bantah Faktor Cuaca, Pertamina Sebut dari Aktivitas Kilang

Debu yang Turun di Balikpapan Ternyata Zeolit, Hasil Awal Sebut Material Aman

27 Juni 2026 | 09:13
Nilai TKA SD Bontang Lampaui Nasional, Peringkat Dua Se-Kaltim Balikpapan Dapat 10 Revitalisasi Sekolah, Wali Kota: Pendidikan Kunci Putus Kemiskinan Ribuan Anak di Kutim Masih Putus Sekolah, Data Disdikbud Ungkap Fakta Mengkhawatirkan Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono Digelar April 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Tes Kemampuan Akademik Serentak untuk SD dan SMP Belajar dari Bocah NTT, Bontang Siapkan Anggaran Pendidikan Rp29,6 Miliar SPMB Gantikan PPDB, Ini Perubahan Jalur Masuk Sekolah 2025 di Balikpapan

Nilai TKA SD Bontang Lampaui Nasional, Peringkat Dua Se-Kaltim

26 Juni 2026 | 23:54
Kaltim Kaya SDA, Mengapa Pendapatan Daerah Belum Maksimal? Makanan MBG Dikeluhkan Siswa SMA 13 Samarinda, Wagub Kaltim Minta Dievaluasi

Kaltim Kaya SDA, Mengapa Pendapatan Daerah Belum Maksimal?

26 Juni 2026 | 23:40
TKA 2026: Nilai SMP Bontang Tertinggi di Kaltim Tidak Sekaligus, Rekrutmen 127 Guru Bontang Dilakukan Bertahap

TKA 2026: Nilai SMP Bontang Tertinggi di Kaltim

26 Juni 2026 | 23:30
Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama Polsek Tabang Gerebek Tambang Emas Ilegal di Kukar, 7 Pekerja Diamankan

Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama

26 Juni 2026 | 23:06
Next Post
Indeks Literasi Tertinggi di Kaltim, Bontang Kukuhkan 18 Bunda Literasi Baru

Indeks Literasi Tertinggi di Kaltim, Bontang Kukuhkan 18 Bunda Literasi Baru

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Sudah Habiskan Rp244 Miliar, Balikpapan Masih Butuh 5.784 Unit PJU Tambahan

Sudah Habiskan Rp244 Miliar, Balikpapan Masih Butuh 5.784 Unit PJU Tambahan

20 Juni 2026 | 21:48
Hindari Lubang Jalan, 2 Pemotor Tewas Kecelakaan di Kutim

Hindari Lubang Jalan, 2 Pemotor Tewas Kecelakaan di Kutim

22 Juni 2026 | 16:00

Balikpapan akan Terang Benderang, 2 Ribu Lampu Jalan Siap Dipasang hingga Oktober 2025

26 Juni 2025 | 12:46
Olahraga Adalah Investasi, Dispora Kaltim: Pembudayaan Olahraga Harus jadi Perhatian Semua Pihak

Olahraga Adalah Investasi, Dispora Kaltim: Pembudayaan Olahraga Harus jadi Perhatian Semua Pihak

5 November 2023 | 22:24

Ekonomi Bontang Anjlok 2,15 Persen, Industri Raksasa Terkapar, Sektor Jasa Meroket

12 Mei 2025 | 18:50

Terbaru

Bermodus 'Nikah Batin', Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Samarinda Bertambah jadi Empat

Bermodus ‘Nikah Batin’, Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Samarinda Bertambah jadi Empat

27 Juni 2026 | 10:00
Debu yang Turun di Balikpapan Ternyata Zeolit, Hasil Awal Sebut Material Aman Hujan Debu di Balikpapan: BMKG Bantah Faktor Cuaca, Pertamina Sebut dari Aktivitas Kilang

Debu yang Turun di Balikpapan Ternyata Zeolit, Hasil Awal Sebut Material Aman

27 Juni 2026 | 09:13
Nilai TKA SD Bontang Lampaui Nasional, Peringkat Dua Se-Kaltim Balikpapan Dapat 10 Revitalisasi Sekolah, Wali Kota: Pendidikan Kunci Putus Kemiskinan Ribuan Anak di Kutim Masih Putus Sekolah, Data Disdikbud Ungkap Fakta Mengkhawatirkan Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono Digelar April 2026, Disdikbud Kaltim Siapkan Tes Kemampuan Akademik Serentak untuk SD dan SMP Belajar dari Bocah NTT, Bontang Siapkan Anggaran Pendidikan Rp29,6 Miliar SPMB Gantikan PPDB, Ini Perubahan Jalur Masuk Sekolah 2025 di Balikpapan

Nilai TKA SD Bontang Lampaui Nasional, Peringkat Dua Se-Kaltim

26 Juni 2026 | 23:54
Kaltim Kaya SDA, Mengapa Pendapatan Daerah Belum Maksimal? Makanan MBG Dikeluhkan Siswa SMA 13 Samarinda, Wagub Kaltim Minta Dievaluasi

Kaltim Kaya SDA, Mengapa Pendapatan Daerah Belum Maksimal?

26 Juni 2026 | 23:40
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved