• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juni 28, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Bermodus ‘Nikah Batin’, Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Samarinda Bertambah jadi Empat

Suriadi Said by Suriadi Said
27 Juni 2026 | 10:00
Reading Time: 2 mins read
0
Bermodus 'Nikah Batin', Korban Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Samarinda Bertambah jadi Empat

Korban dugaan kekerasan seksual di Ponpes di Samarinda saat memberikan keterangan kepada penyidik Satreskrim PPA Polresta Samarinda dengan didampingi TRC PPA Kaltim, Jumat (26/6).

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

JUMLAH korban dalam kasus dugaan kekerasan seksual yang diduga melibatkan seorang pengajar sekaligus pimpinan pondok pesantren di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), terus bertambah. Hingga Jumat (26/6), tercatat empat mantan santriwati telah melapor kepada kepolisian.

Keempat korban telah menjalani pemeriksaan serta visum sebagai bagian dari proses penyelidikan. Pendamping korban menduga masih ada korban lain yang belum berani menyampaikan laporan.

PILIHAN REDAKSI

Ayah Tiri Cabuli Anak di Samarinda hingga Hamil, Terbongkar karena Guru Ngaji

Ayah Tiri Cabuli Anak di Samarinda hingga Hamil, Terbongkar karena Guru Ngaji

28 Juni 2026 | 12:30
Terungkap Setelah Bertahun-tahun, Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Samarinda Dilaporkan

Terungkap Setelah Bertahun-tahun, Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Samarinda Dilaporkan

26 Juni 2026 | 22:13

“Benar, sekarang sudah ada empat korban,” kata Ketua TRC PPA Kaltim, Rina Zainun, yang mendampingi para korban.

Menurut Rina, penyidik memeriksa setiap korban secara terpisah. Langkah itu dilakukan agar masing-masing dapat menyampaikan pengalaman mereka secara utuh tanpa dipengaruhi keterangan korban lain.

“Hari ini dilakukan BAP terhadap para korban. Pemanggilan dilakukan satu per satu, begitu juga pemeriksaannya dilakukan secara terpisah,” ujarnya.

Seluruh korban kini berusia sekira 22 hingga 23 tahun. Namun dugaan kekerasan seksual itu disebut terjadi ketika mereka masih menjadi santriwati dan masih berstatus anak di bawah umur.

Berdasarkan pendampingan yang dilakukan TRC PPA Kaltim, para korban diduga diperdaya melalui relasi kuasa yang dimiliki terlapor sebagai pimpinan sekaligus pengajar di lingkungan pondok pesantren.

Korban, kata Rina, menerima doktrin mengenai konsep yang disebut sebagai “nikah batin”. Melalui dalih tersebut, mereka diyakinkan bahwa hubungan dengan pelaku telah sah setelah mengucapkan lafaz tertentu dan berjabat tangan.

Kepercayaan itu diduga kemudian dimanfaatkan untuk melakukan tindakan asusila terhadap para santriwati.

“Yang ditanamkan kepada korban adalah kepatuhan dan ketaatan kepada guru. Korban dibuat percaya bahwa setelah dilakukan ‘nikah batin’, apa yang dilakukan pelaku menjadi halal. Padahal itu merupakan bentuk manipulasi, penyalahgunaan relasi kuasa, dan pemaksaan yang dibungkus dengan dalih agama,” kata Rina.

TRC PPA Kaltim memastikan pendampingan terhadap para korban tidak berhenti pada proses hukum. Lembaga tersebut juga bekerja sama dengan UPTD PPA dan rumah aman untuk memberikan layanan pemulihan psikologis.

Selain itu, komunikasi dengan sejumlah mantan santriwati masih terus dilakukan. Pendamping berharap korban lain yang diduga mengalami perlakuan serupa memiliki keberanian untuk melapor.

“Insyaallah kami akan mengupayakan jika masih ada korban lain yang berani melapor sehingga proses penegakan hukum bisa berjalan maksimal,” ujarnya.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Rachmat Aribowo, membenarkan pihaknya telah menerima laporan dari para korban.

Saat ini penyidik masih memeriksa para pelapor dan saksi. Polisi juga akan meminta keterangan dari pihak pondok pesantren sebagai bagian dari proses penyelidikan.

“Benar, laporan sudah kami terima. Saat ini proses penyelidikan masih berjalan. Kami akan memeriksa seluruh saksi, termasuk pihak pondok pesantren, dan setiap perkembangan akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku,” katanya.

Rachmat menegaskan penyidik akan bekerja secara profesional dengan mengumpulkan alat bukti serta mendalami seluruh rangkaian peristiwa, termasuk dugaan penggunaan modus “nikah batin”.

“Kami memastikan setiap laporan masyarakat akan ditangani secara serius. Penyidik akan mengumpulkan alat bukti, memeriksa para saksi, serta mendalami seluruh rangkaian peristiwa untuk membuat terang perkara ini,” ujarnya.

Kasus ini masih berada dalam tahap penyelidikan. Kepolisian belum menetapkan tersangka maupun menyampaikan kesimpulan atas dugaan tindak pidana tersebut.

Aparat mengimbau masyarakat memberikan ruang bagi proses hukum agar berjalan secara objektif, sementara pendamping korban berharap siapa pun yang memiliki informasi relevan dapat menyampaikannya melalui jalur yang telah disediakan. [DIAS]

 

Nikmati berita dan informasi terbaru Pranala.co dengan mengikuti Whatsapp Channel kami

Tags: Kekerasan SeksualPondok Pesantren
Previous Post

Debu yang Turun di Balikpapan Ternyata Zeolit, Hasil Awal Sebut Material Aman

Next Post

35 Tanah Wakaf di Bontang Ditarget Bersertifikat

BACA JUGA

Ayah Tiri Cabuli Anak di Samarinda hingga Hamil, Terbongkar karena Guru Ngaji

Ayah Tiri Cabuli Anak di Samarinda hingga Hamil, Terbongkar karena Guru Ngaji

28 Juni 2026 | 12:30
Kebakaran Samarinda Hanguskan 12 Rumah, Puluhan Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Kebakaran Samarinda Hanguskan 12 Rumah, Puluhan Warga Kehilangan Tempat Tinggal

28 Juni 2026 | 12:14
Berpura-pura jadi Pembeli, Tiga Pelaku Gasak Gelang Emas 13 Gram di Sangatta

Berpura-pura jadi Pembeli, Tiga Pelaku Gasak Gelang Emas 13 Gram di Sangatta

27 Juni 2026 | 21:47
Terpilih Aklamasi, Andi Faiz Siapkan Golkar Bontang Kejar 9 Kursi DPRD

Terpilih Aklamasi, Andi Faiz Siapkan Golkar Bontang Kejar 9 Kursi DPRD

27 Juni 2026 | 21:21
35 Tanah Wakaf di Bontang Ditarget Bersertifikat

35 Tanah Wakaf di Bontang Ditarget Bersertifikat

27 Juni 2026 | 21:08
Debu yang Turun di Balikpapan Ternyata Zeolit, Hasil Awal Sebut Material Aman Hujan Debu di Balikpapan: BMKG Bantah Faktor Cuaca, Pertamina Sebut dari Aktivitas Kilang

Debu yang Turun di Balikpapan Ternyata Zeolit, Hasil Awal Sebut Material Aman

27 Juni 2026 | 09:13
Next Post
35 Tanah Wakaf di Bontang Ditarget Bersertifikat

35 Tanah Wakaf di Bontang Ditarget Bersertifikat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama Polsek Tabang Gerebek Tambang Emas Ilegal di Kukar, 7 Pekerja Diamankan

Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama

26 Juni 2026 | 23:06
Hindari Lubang Jalan, 2 Pemotor Tewas Kecelakaan di Kutim

Hindari Lubang Jalan, 2 Pemotor Tewas Kecelakaan di Kutim

22 Juni 2026 | 16:00
Olahraga Adalah Investasi, Dispora Kaltim: Pembudayaan Olahraga Harus jadi Perhatian Semua Pihak

Olahraga Adalah Investasi, Dispora Kaltim: Pembudayaan Olahraga Harus jadi Perhatian Semua Pihak

5 November 2023 | 22:24

Balikpapan akan Terang Benderang, 2 Ribu Lampu Jalan Siap Dipasang hingga Oktober 2025

26 Juni 2025 | 12:46

Ekonomi Bontang Anjlok 2,15 Persen, Industri Raksasa Terkapar, Sektor Jasa Meroket

12 Mei 2025 | 18:50

Terbaru

Ayah Tiri Cabuli Anak di Samarinda hingga Hamil, Terbongkar karena Guru Ngaji

Ayah Tiri Cabuli Anak di Samarinda hingga Hamil, Terbongkar karena Guru Ngaji

28 Juni 2026 | 12:30
Kebakaran Samarinda Hanguskan 12 Rumah, Puluhan Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Kebakaran Samarinda Hanguskan 12 Rumah, Puluhan Warga Kehilangan Tempat Tinggal

28 Juni 2026 | 12:14
Berpura-pura jadi Pembeli, Tiga Pelaku Gasak Gelang Emas 13 Gram di Sangatta

Berpura-pura jadi Pembeli, Tiga Pelaku Gasak Gelang Emas 13 Gram di Sangatta

27 Juni 2026 | 21:47
Terpilih Aklamasi, Andi Faiz Siapkan Golkar Bontang Kejar 9 Kursi DPRD

Terpilih Aklamasi, Andi Faiz Siapkan Golkar Bontang Kejar 9 Kursi DPRD

27 Juni 2026 | 21:21
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved