BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan bergerak cepat menindaklanjuti Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat.
Pemkot membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus. Tugasnya memastikan pembangunan dapur MBG di setiap kecamatan berjalan tepat waktu dan sesuai target.
Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, menyebut langkah ini bagian dari strategi percepatan. “Presiden meminta Desember ini sudah ada peningkatan signifikan. Dengan Satgas, percepatan bisa segera terwujud,” ujarnya, Selasa (19/8).
Bagus menjelaskan, Pemkot Balikpapan bekerja sama dengan Pemprov Kaltim dan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mematangkan lokasi dapur MBG. Tiga titik awal sudah dipersiapkan di Balikpapan Timur, Utara, dan Selatan dengan luas lahan 800–1.000 meter persegi.
Ia menambahkan, ada dua skema pembangunan dapur MBG. Pertama, menggunakan anggaran pemerintah. Kedua, bekerja sama dengan swasta atau yayasan yang mendaftar sebagai mitra.
“Dapur MBG akan menjadi pusat produksi, sementara distribusi bisa melalui katering. Kebersihan dan higienitas tetap prioritas utama,” jelas Bagus.
Setiap dapur diproyeksikan melayani warga dalam radius enam kilometer. Untuk memastikan standar, pengawasan melibatkan Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), TNI-Polri, dan pihak swasta.
“Semua pihak kita libatkan agar manfaat program ini bisa segera dirasakan masyarakat,” tegasnya. (PRA)















