• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 4, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Curhat Wali Kota Bontang di APEKSI: Daerah Deg-degan Anggaran Pusat Dipangkas

Suriadi Said by Suriadi Said
2 Juli 2026 | 22:07
Reading Time: 2 mins read
0
Curhat Wali Kota Bontang di APEKSI: Daerah Deg-degan Anggaran Pusat Dipangkas

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni (kanan) saat menghadiri Rakernas Apeksi di Ballroom Hotel Grand City Hall Medan, Rabu, 1 Juli 2026. [Dok Pemkot Bontang]

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

WALI Kota Bontang Neni Moerniaeni mengungkap kondisi pelik yang dihadapi hampir seluruh pemerintah kota di Indonesia. Pendapatan daerah merosot tajam akibat pemangkasan Transfer ke Daerah (TKD) oleh pemerintah pusat.

Di Bontang sendiri, pukulan fiskal ini terasa sangat berat. Anggaran kota yang semula berada di angka Rp 3 triliun, mendadak terjun bebas menjadi hanya Rp 1,7 triliun.

PILIHAN REDAKSI

Sembako Masih Mahal, Wawali Bontang Kejar Rute Baru Pelabuhan Lok Tuan-Sulbar

Sembako Masih Mahal, Wawali Bontang Kejar Rute Baru Pelabuhan Lok Tuan-Sulbar

30 Juni 2026 | 19:37
Ekonomi Nonmigas Melesat 9,5 Persen, Bontang Siapkan Pelabuhan Peti Kemas

Ekonomi Nonmigas Melesat 9,5 Persen, Bontang Siapkan Pelabuhan Peti Kemas

18 Juni 2026 | 18:03

Neni menyampaikan keluhan tersebut di sela-sela Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-18 Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Medan. Isu penurunan TKD ini menjadi beban kolektif bagi 98 kota anggota asosiasi.

“Jeritan hati ketika ingin membangun, ruang fiskal kami menjadi sangat sempit karena penurunan TKD,” ujar Neni di Ballroom Hotel Grand City Hall Medan, Rabu, 1 Juli 2026.

Kondisi ini diperparah oleh aturan Undang-Undang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah (UU HKPD). Regulasi tersebut membatasi belanja pegawai tidak boleh melebihi angka 30 persen.

Bagi kota baru dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD) rendah seperti Bontang, aturan ini sempat memicu kepanikan. Beruntung, setelah para wali kota menemui Menteri Dalam Negeri melalui Komisi III DPR, pemerintah pusat akhirnya memberikan kelonggaran belanja birokrasi. Aturan relaksasi ini rencananya akan dimasukkan ke dalam UU APBN 2027.

Meski kehilangan ruang anggaran hingga Rp 1,3 triliun, Neni menegaskan komitmennya untuk tidak mengorbankan program kesejahteraan rakyat. Alih-alih memotong jaminan sosial, Pemerintah Kota Bontang memilih untuk memangkas pos belanja barang dan jasa.

Sejumlah program bantuan sosial untuk masyarakat rentan dipastikan tetap berjalan penuh, di antaranya: Bantuan tunai bagi anak disabilitas sebesar Rp 300 ribu per bulan; Bantuan kebutuhan pokok dan pangan untuk janda serta lansia tidak mampu; Kenaikan insentif guru mengaji dan guru swasta menjadi Rp 2 juta per bulan.

Menariknya, insentif senilai Rp 2 juta tersebut juga diberikan secara merata kepada guru Sekolah Minggu, pendeta, dan pastor. Neni memastikan seluruh bantuan dikirimkan langsung ke rekening masing-masing penerima untuk menjaga transparansi.

Di sektor infrastruktur, efisiensi anggaran juga dilakukan tanpa menghentikan proyek vital. Salah satu yang sukses dipertahankan adalah pembangunan jaringan gas (jargas) rumah tangga.

Bontang berhasil mengamankan kuota pemasangan gratis dari Menteri ESDM untuk 11.500 rumah tangga. Program ini menggunakan dana pusat, sehingga mampu menyelamatkan kas APBD hingga ratusan miliar rupiah.

“Bontang ini kotanya ada LNG, masa cari gas susah? Sekarang tinggal satu dari 15 kelurahan yang belum tersambung,” kata Neni saat dikonfirmasi, Kamis, 2 Juli 2026.

Keberadaan jargas ini langsung meringankan beban ekonomi pelaku usaha kecil secara signifikan. Neni mencontohkan, seorang pedagang bakso di Bontang yang biasanya menghabiskan Rp 6 juta per bulan untuk membeli tabung gas, kini hanya perlu membayar tagihan sekitar Rp 300 ribu setelah beralih ke jargas. [RIL/ADS]

 

https://whatsapp.com/channel/0029VbD6ONiA89MoANGjZz2M

Tags: Dana Transfer DaerahPemkot BontangWali Kota Bontang
Previous Post

Wabup Kutim Mahyunadi Desak Revisi UU Pemda: Daerah Butuh Kewenangan Kelola PAD

Next Post

Hitung Mundur Verifikasi, Sekda Kaltim Desak Kesiapan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

BACA JUGA

Ujian CAT PPPK Sekolah Rakyat Dimulai 13 Juli, BKN Siapkan 42 Lokasi

Ujian CAT PPPK Sekolah Rakyat Dimulai 13 Juli, BKN Siapkan 42 Lokasi

4 Juli 2026 | 00:53
Sehari Tiga Aksi Damkar Bontang, Taklukkan Kobra hingga Biawak Raksasa

Sehari Tiga Aksi Damkar Bontang, Taklukkan Kobra hingga Biawak Raksasa

3 Juli 2026 | 23:43
Dipantau Tito dan Luhut, Balikpapan Kejar Target Perlinsos 70 Persen demi Bansos Tepat Sasaran

Dipantau Tito dan Luhut, Balikpapan Kejar Target Perlinsos 70 Persen demi Bansos Tepat Sasaran

3 Juli 2026 | 21:44
Pelayanan Publik Kaltim Banyak Dikeluhkan, Warga Serbu WhatsApp Ombudsman

Pelayanan Publik Kaltim Banyak Dikeluhkan, Warga Serbu WhatsApp Ombudsman

3 Juli 2026 | 20:39
Duduk Perkara Pembongkaran Lahan Polder Tanjung Laut yang Sempat Ditolak Warga Bontang

Duduk Perkara Pembongkaran Lahan Polder Tanjung Laut yang Sempat Ditolak Warga Bontang

3 Juli 2026 | 19:49
35 Vila di Laut Bontang Belum Berizin, Andi Faiz: Pemilik Siap Bayar PAD, Terkendala Izin Provinsi

35 Vila di Laut Bontang Belum Berizin, Andi Faiz: Pemilik Siap Bayar PAD, Terkendala Izin Provinsi

3 Juli 2026 | 19:04
Next Post
Hitung Mundur Verifikasi, Sekda Kaltim Desak Kesiapan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

Hitung Mundur Verifikasi, Sekda Kaltim Desak Kesiapan Geopark Sangkulirang-Mangkalihat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Siap-Siap Gelap-gelapan 3 Jam Sehari, Ini Biang Kerok Mati Lampu di Kaltim Mati Lampu Tenggarong Kukar Hari Ini: Cek Daftar Wilayah Terdampak di Sini!

Siap-Siap Gelap-gelapan 3 Jam Sehari, Ini Biang Kerok Mati Lampu di Kaltim

29 Juni 2026 | 19:19
Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama Polsek Tabang Gerebek Tambang Emas Ilegal di Kukar, 7 Pekerja Diamankan

Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama

26 Juni 2026 | 23:06
Sempat Molor 2 Bulan, 12 Pejabat Pemkot Bontang Resmi Dilantik Hari Ini

Sempat Molor 2 Bulan, 12 Pejabat Pemkot Bontang Resmi Dilantik Hari Ini

1 Juli 2026 | 12:23
Dikendalikan Buronan, Polda Kaltim Gulung Sindikat Sabu di Bontang

Dikendalikan Buronan, Polda Kaltim Gulung Sindikat Sabu di Bontang

28 Juni 2026 | 13:41

Terbaru

Ujian CAT PPPK Sekolah Rakyat Dimulai 13 Juli, BKN Siapkan 42 Lokasi

Ujian CAT PPPK Sekolah Rakyat Dimulai 13 Juli, BKN Siapkan 42 Lokasi

4 Juli 2026 | 00:53
Sehari Tiga Aksi Damkar Bontang, Taklukkan Kobra hingga Biawak Raksasa

Sehari Tiga Aksi Damkar Bontang, Taklukkan Kobra hingga Biawak Raksasa

3 Juli 2026 | 23:43
Intip Bocoran APBD Kaltim 2027: Proyeksi Rp 12,1 Triliun, Bulan Ini Masuk DPRD

Intip Bocoran APBD Kaltim 2027: Proyeksi Rp 12,1 Triliun, Bulan Ini Masuk DPRD

3 Juli 2026 | 22:33
Dipantau Tito dan Luhut, Balikpapan Kejar Target Perlinsos 70 Persen demi Bansos Tepat Sasaran

Dipantau Tito dan Luhut, Balikpapan Kejar Target Perlinsos 70 Persen demi Bansos Tepat Sasaran

3 Juli 2026 | 21:44
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved