Pranala.co, BALIKPAPAN — Pemerintah Kota Balikpapan terus melaju menuju transformasi tata kelola pemerintahan yang lebih modern, cepat, dan responsif.
Hal itu ditegaskan Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD, Kamis (31/7/2025).
“Yang paling utama sekarang adalah pemerintahan yang cepat dan modern,” kata Bagus.
Menurutnya, digitalisasi layanan publik sudah berjalan di hampir semua organisasi perangkat daerah (OPD). Salah satunya terlihat di Mal Pelayanan Publik, yang kini menjadi pusat integrasi berbagai layanan warga.
“Digitalisasi bukan lagi wacana. Kita sudah terapkan dan tinggal terus kita sempurnakan,” jelasnya.
Meski bergerak cepat dalam transformasi birokrasi, Pemerintah Kota juga tak menutup mata terhadap sejumlah persoalan klasik.
Penanganan banjir, ketersediaan air bersih, serta peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) tetap menjadi prioritas utama.
“Kita memang menghadapi keterbatasan fiskal. Tapi itu bukan alasan. Kita harus kreatif tingkatkan PAD,” tegas Bagus.
Sektor yang menjadi tumpuan saat ini adalah perhotelan dan restoran. Meski sempat lesu, kini mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan.
Event-event nasional yang digelar di Balikpapan belakangan ini dinilai mampu memberi dorongan nyata.
Tak hanya menghidupkan hotel dan restoran, tapi juga menggerakkan ekonomi sektor pendukung seperti UMKM, transportasi, hingga hiburan lokal.
“Sekarang situasi sudah jauh membaik. Teman-teman PHRI juga antusias,” ujar Bagus.
Dengan dukungan digitalisasi, kolaborasi lintas sektor, serta strategi fiskal yang adaptif, Pemkot Balikpapan yakin dapat menjaga stabilitas layanan publik.
Lebih dari itu, langkah ini juga memperkuat pondasi pembangunan kota menuju masa depan yang lebih baik.
“Transformasi ini bukan semata soal teknologi. Tapi soal komitmen. Pemerintah harus hadir lebih cepat dari masalah,” tutup Bagus. (SR)















