Pranala.co, BALIKPAPAN — Kecelakaan tragis menimpa sebuah bus jurusan Samarinda–Banjarmasin milik PO Pulau Indah Jaya, Kamis (24/7).
Bus dengan nomor polisi KT 7928 AQ itu terjun ke sungai di kawasan Jembatan Busui, Jalan Negara KM 161, Desa Busui, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser. Diduga, pengemudi mengantuk dan kehilangan kendali.
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Kaltim, AKBP Bangun Isworo, menyebutkan bahwa kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.00 Wita. Dalam bus itu, terdapat 30 penumpang, termasuk sopir, dan satu orang helper.
“Kronologinya, bus jenis tiga per empat ini melaju dari arah Kabupaten Paser menuju perbatasan Kalimantan Selatan,” ujar Bangun saat ditemui di Balikpapan.
Lanjut, saat melewati jalan menurun menjelang jembatan bailey, sopir diduga mengantuk sehingga tidak mampu mengendalikan kendaraan dan akhirnya keluar jalur lalu terjun ke sungai.
Berdasarkan laporan yang diterima, kata Bangun, hingga saat ini, satu orang penumpang dilaporkan meninggal dunia, dua mengalami luka berat, dan 12 lainnya luka ringan.
Sementara untuk 15 penumpang selamat telah dievakuasi dan diberangkatkan kembali menggunakan armada pengganti.
“kemudian mengenai korban luka berat sedang dirawat di rumah sakit di Kabupaten Paser, sedangkan korban luka ringan ditangani di Puskesmas Muara Komam,” ujar Bangun
“Korban meninggal dunia belum teridentifikasi dan masih berada di puskesmas,” tambahnya.
Adapun sopir bus, Sairun Pandiangan, mengalami luka ringan dan sedang dalam perawatan.
Bangun manambahkan, dari hasil pemeriksaan awal, kondisi bus sebelum keberangkatan dinyatakan laik jalan.
Saat ini petugas polisi di lapangan masih terus melakukan penyelidikan mendalam mengenai insiden kecelakaan tunggal tersebut.
Akibat insiden itu, Bangun menghimbau, seluruh perusahaan otobus (PO) agar lebih memperhatikan manajemen perjalanan jarak jauh, khususnya dengan menyiapkan sopir cadangan.
“Minimal harus ada sopir utama, sopir cadangan, dan helper. Ini penting untuk menjaga keselamatan penumpang dalam perjalanan jarak jauh,” tegas Bangun.
Dari insiden laka itu, alat berat telah dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi bus yang terperosok ke dasar jurang di aliran Sungai Busui.
Pihak kepolisian memastikan proses evakuasi dan investigasi terus berlanjut untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.















