Pranala.co, SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur alias Pemkab Kutim terus berupaya memastikan bantuan pendidikan benar-benar diterima siswa yang berhak. Salah satu kuncinya ada pada ketepatan data.
Karena itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutai Timur meminta seluruh sekolah segera memperbarui Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
Kepala Disdikbud Kutim, Mulyono, menegaskan Dapodik menjadi acuan utama dalam penyaluran berbagai program bantuan, baik dari pemerintah pusat maupun daerah.
“Kalau masih ada siswa yang belum menerima bantuan, kemungkinan besar datanya belum terinput atau belum diperbarui di Dapodik oleh operator sekolah,” ujar Mulyono di Sangatta, Selasa (13/1/2026).
Saat ini, kata Mulyono, bantuan pendidikan yang disalurkan cukup beragam. Mulai dari seragam sekolah, sepatu, buku, hingga alat tulis. Program tersebut menyasar siswa di sekolah negeri maupun swasta.
Agar bantuan tepat sasaran, kelengkapan dan akurasi data siswa menjadi syarat mutlak. Semua informasi harus tercatat dengan benar di sistem Dapodik.
“Data itu yang kami jadikan dasar. Kalau tidak lengkap atau tidak diperbarui, tentu bantuan tidak bisa diproses,” jelasnya.
Mulyono mengingatkan pihak sekolah agar tidak menganggap remeh urusan administrasi. Kesalahan atau kelalaian dalam input data bisa berdampak langsung pada hak siswa.
“Kami minta operator sekolah rutin melakukan pembaruan. Jangan sampai anak-anak kehilangan haknya hanya karena persoalan data,” tegasnya.
Menurut dia, sistem pendataan yang tertib dan mutakhir akan memudahkan pemerintah menyalurkan bantuan secara adil, merata, dan tepat sasaran.
Disdikbud Kutim memastikan proses pendataan terus dipantau di seluruh satuan pendidikan. Langkah ini dilakukan agar tidak ada siswa yang terlewat dari program bantuan.
Melalui pembaruan Dapodik secara berkala, pemerintah daerah berharap seluruh siswa di Kutai Timur memperoleh perlengkapan belajar yang memadai.
Tujuannya agar tidak ada anak yang tertinggal dalam proses pendidikan hanya karena persoalan data. (HAF)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami















