Pranala.co, SANGATTA — Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Pemkab Kutim) bersiap membangun Sekolah Rakyat berskala besar. Program ini ditargetkan mampu menampung hingga 1.500 siswa. Mulai dari jenjang sekolah dasar, sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas.
Sekolah Rakyat tersebut dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu. Tidak hanya ruang belajar. Tetapi juga dilengkapi asrama dan berbagai fasilitas penunjang lainnya.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kutim, Ernata Hadi Sujito, mengatakan pemerintah daerah kini menyiapkan lahan seluas delapan hektare untuk pembangunan sekolah tersebut.
“Dari Kementerian Sosial disarankan luas lahan delapan hektare. Supaya semua fasilitas bisa terpenuhi secara maksimal,” ujar Ernata di Sangatta, Selasa (13/1/2026).
Sebelumnya, Pemkab Kutim telah menyiapkan lahan seluas lima hektare. Namun, seiring dengan meningkatnya target jumlah peserta didik, luasan lahan dinilai belum mencukupi.
Dengan rencana menampung hingga 1.500 siswa, pemerintah daerah diminta menambah luasan area agar konsep sekolah terpadu dapat terwujud dengan baik.
“Dengan jumlah siswa sebanyak itu, tentu butuh ruang yang lebih luas. Bukan hanya untuk gedung sekolah, tetapi juga asrama dan fasilitas pendukung,” jelas Ernata.
Lahan yang disiapkan berada di Jalan Simono, Kelurahan Teluk Lingga, Kecamatan Sangatta Utara. Lokasi ini akan menjadi pusat pembangunan kompleks pendidikan Sekolah Rakyat di Kutai Timur.
Di kawasan tersebut nantinya akan dibangun gedung sekolah untuk setiap jenjang pendidikan. Mulai dari SD, SMP, hingga SMA. Seluruhnya berada dalam satu kawasan terpadu.
Untuk pendanaan, Ernata memastikan pembangunan Sekolah Rakyat sepenuhnya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Pembangunan dari APBN. Daerah hanya diminta menyiapkan lahan,” tuturnya.
Saat ini, proses administrasi pertanahan masih berjalan. Namun, Ernata memastikan tidak ada kendala berarti dalam penyediaan lahan yang diminta pemerintah pusat.
“Surat-surat perluasan lahan dari pertanahan insyaallah segera selesai. Setelah itu pembangunan bisa langsung ditindaklanjuti,” tambahnya.
Sekolah Rakyat di Kutai Timur dirancang dengan konsep pendidikan terpadu dan fasilitas bertaraf modern. Selain ruang kelas dan asrama, kawasan ini juga akan dilengkapi sarana penunjang pendidikan lainnya.
Dirinya berharap kehadiran Sekolah Rakyat mampu memperluas akses pendidikan, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi pusat pembinaan generasi muda di Kutai Timur. (HAF)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















