• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 12, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Anak Jualan di Jam Belajar, Pemkot Bontang Pilih Langkah Humanis

Suriadi Said by Suriadi Said
29 September 2025 | 19:43
Reading Time: 2 mins read
0
Anak di Bawah Umur Masih Berjualan di Jalanan, Wali Kota Bontang: Sekolah Gratis Jangan Disia-siakan Anak Jualan di Jam Belajar, Pemkot Bontang Pilih Langkah Humanis

Salah satu pedagang yang kerap menjajakan dagangannya dari warung ke warung. Foto Fahrul

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

Pranala.co, BONTANG – Malam di Bontang. Jam menunjukkan pukul 20.00 Wita. Seharusnya anak-anak sudah di rumah. Belajar. Mengulang pelajaran. Atau sekadar bercengkerama dengan keluarga.

Tapi di jalanan kota, pemandangan berbeda. Anak-anak kecil menenteng dagangan. Ada yang jual telur puyuh. Ada yang bawa kue rumahan. Ada pula yang menawarkan keripik peyek.

PILIHAN REDAKSI

Tak Langsung Disita, Satpol PP Balikpapan Pilih Bina Pedagang Liar sebelum Bertindak Tegas

Tak Langsung Disita, Satpol PP Balikpapan Pilih Bina Pedagang Liar sebelum Bertindak Tegas

4 November 2025 | 08:10
Pemkot Bontang: Tarif Retribusi Rp819 Ribu di Lang-Lang Sudah Melalui Kajian Resmi

Pemkot Bontang: Tarif Retribusi Rp819 Ribu di Lang-Lang Sudah Melalui Kajian Resmi

28 Oktober 2025 | 08:03

Fenomena ini makin mengusik. Apalagi sejak Perwali Nomor 400.3.9.6/1037/DISDIKBUD/2025 ditegakkan. Aturan itu jelas: pukul 19.00–21.00 adalah jam wajib belajar.

Kepala DP3AKB Bontang, Eddy Forest Wanto, angkat bicara. “Kami tidak bisa asal bergerak. Harus mendalami Perda dulu. Dalam waktu dekat akan kami tindak lanjuti,” ujarnya, Senin (29/9/2025).

Ia menekankan, pemerintah kota memilih pendekatan hati-hati. Tidak bisa hanya dengan razia atau penertiban.

DP3AKB sudah berkoordinasi dengan Satpol PP. Juga menggandeng tenaga psikolog. Semua untuk merumuskan langkah yang lebih menyentuh akar masalah.

“Pendekatan humanis lebih tepat. Supaya persoalan ini tidak selesai di permukaan saja,” kata Eddy.

Selain penindakan, DP3AKB menyiapkan edukasi. Bagi orang tua. Karena keluarga adalah garda terdepan. Anak-anak harusnya berada di rumah pada jam belajar.

“Anak adalah aset masa depan. Hak mereka adalah pendidikan, bukan mencari nafkah di jalan,” tegas Eddy.

Ia menilai, fenomena anak berjualan bukan hanya soal melanggar aturan. Tapi juga cermin kondisi sosial dan ekonomi keluarga.

“Kalau hanya melarang, tanpa memberi pemahaman, kasus ini akan muncul lagi. Yang penting itu menyentuh akar persoalan,” lanjutnya.

Bontang menyandang predikat Kota Layak Anak. Itu artinya ada komitmen besar untuk memastikan anak tumbuh di lingkungan yang aman.

Dengan langkah humanis, Pemkot berharap jumlah anak yang berjualan di jam belajar bisa ditekan. Karena masa depan mereka bukan di trotoar yang berdebu. Melainkan di ruang kelas yang terang. (FR)

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Pedagang Kaki LimaWajib Belajar
Previous Post

Jalan Rusak, Penjaga Hutan Adat Wehea Kutim Minta Uluran Tangan Pemerintah

Next Post

Gegara Layang-Layang, DPRD Balikpapan Dukung Perda Keamanan Penerbangan

BACA JUGA

4 Anak Terseret Ombak di Pantai Kemala Balikpapan, Satu Masih Dicari

4 Anak Terseret Ombak di Pantai Kemala Balikpapan, Satu Masih Dicari

11 Juli 2026 | 22:01
Modal Gunting Besi, Pria di Kutim Gasak 18 Tabung Gas Melon

Modal Gunting Besi, Pria di Kutim Gasak 18 Tabung Gas Melon

11 Juli 2026 | 21:45
Sering Bikin Pengendara Celaka, Tonjolan Cor Jalan S Parman Bontang Mulai Dilandaikan

Sering Bikin Pengendara Celaka, Tonjolan Cor Jalan S Parman Bontang Mulai Dilandaikan

11 Juli 2026 | 18:13
Guru Honorer Kutim Bantah Isu TPP Macet 4 Bulan, Forum: Dibayar Rutin 1.076 Guru Honorer di Kutim, Hanya 795 Bisa Diusulkan jadi PPPK

Guru Honorer Kutim Bantah Isu TPP Macet 4 Bulan, Forum: Dibayar Rutin

11 Juli 2026 | 17:46
Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

11 Juli 2026 | 15:05
Geopark Sangkulirang-Mangkalihat Diyakini Jadi Mesin Baru Ekonomi Kutim

Geopark Sangkulirang-Mangkalihat Diyakini Jadi Mesin Baru Ekonomi Kutim

11 Juli 2026 | 14:53
Next Post
Tiket Pesawat Makin Mahal, Penumpang Bandara Sepinggan Balikpapan Turun Drastis Bandara Sepinggan Balikpapan Batasi Operasional, Ini Jadwal dan Alasannya Transportasi Kaltim Bergerak Kontras: Penumpang Udara Turun, Angkutan Laut Justru Naik Gegara Layang-Layang, DPRD Balikpapan Dukung Perda Keamanan Penerbangan

Gegara Layang-Layang, DPRD Balikpapan Dukung Perda Keamanan Penerbangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

6 Juli 2026 | 13:24
Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
Harga Tiket Pesawat Samarinda Masih Mahal, Padahal Avtur Sudah Turun 10 Persen Tiket Pesawat dari Samarinda Naik, Ada yang Capai Rp4,8 Juta Tarif Pesawat dari Samarinda Naik, Ada yang Capai Rp4,8 Juta Dijadwalkan Februari 2026, Bandara APT Pranoto Samarinda Siap Buka Rute Internasional

Harga Tiket Pesawat Samarinda Masih Mahal, Padahal Avtur Sudah Turun 10 Persen

3 Juli 2026 | 19:20
Satpol PP Tegur Indomaret di Jalan MH Thamrin Bontang, Trotoar Dirombak Tak Sesuai Aturan

Satpol PP Tegur Indomaret di Jalan MH Thamrin Bontang, Trotoar Dirombak Tak Sesuai Aturan

2 Juli 2026 | 19:03

Terbaru

Inggris vs Norwegia: Kutukan 33 Tahun Mengintai The Three Lions

Inggris vs Norwegia: Kutukan 33 Tahun Mengintai The Three Lions

11 Juli 2026 | 23:24
4 Anak Terseret Ombak di Pantai Kemala Balikpapan, Satu Masih Dicari

4 Anak Terseret Ombak di Pantai Kemala Balikpapan, Satu Masih Dicari

11 Juli 2026 | 22:01
Modal Gunting Besi, Pria di Kutim Gasak 18 Tabung Gas Melon

Modal Gunting Besi, Pria di Kutim Gasak 18 Tabung Gas Melon

11 Juli 2026 | 21:45
Direksi Bankaltimtara Tak Diperpanjang, Wajib Ikut Seleksi Ulang sesuai POJK Dari Bank DKI ke Bankaltimtara, Ini Rekam Jejak Romy Wijayanto yang Dipilih Jadi Dirut Kinerja Turun dan Terseret Kasus, Alasan Dirut Bankaltimtara Diganti

Direksi Bankaltimtara Tak Diperpanjang, Wajib Ikut Seleksi Ulang sesuai POJK

11 Juli 2026 | 20:46
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved