Pranala.co, BONTANG – Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) terus memberi manfaat nyata bagi pelajar dan masyarakat Bontang. Hingga akhir 2025, sebanyak 17.737 pelajar dari 71 sekolah telah menikmati layanan makanan bergizi setiap hari sekolah.
Program ini didukung oleh 10 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di berbagai titik kota.
Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Bontang, Surya Dwi Saputra, mengatakan pihaknya menargetkan 20 dapur SPPG akan beroperasi di Kota Taman. Angka ini meningkat dari target awal 16 dapur, karena evaluasi menunjukkan kapasitas dapur yang ada masih perlu diperluas agar distribusi makanan lebih merata.
“Penambahan dapur penting supaya makanan bergizi bisa tersalurkan lebih merata. Saat ini sudah ada 10 dapur yang aktif, termasuk yang baru saja diresmikan,” kata Surya.
Selain pelajar, program MBG juga menyasar kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Surya menyebut antusiasme masyarakat terus meningkat seiring manfaat yang dirasakan.
“Kalau sehari saja program libur, anak-anak langsung bertanya, ‘Mana nih, kok belum datang?’ Artinya, keberadaan MBG kini benar-benar berarti bagi mereka. Dampak positifnya juga terlihat dari meningkatnya kehadiran siswa di sekolah,” ujarnya.
Secara nasional, Indonesia memiliki sekitar 16.000 dapur gizi, dengan target 30.000 dapur beroperasi di seluruh provinsi. BGN juga kerap mengalihkan sebagian suplai makanan untuk membantu korban bencana, seperti di Aceh Tamiang dan Sumatera Barat.
“Dalam kondisi darurat, program MBG juga bisa dialihkan untuk membantu korban bencana. Jadi manfaatnya luas,” jelas Surya.
Ke depan, MBG tidak hanya diberikan kepada pelajar dan kelompok rentan. Surya menambahkan, program ini juga akan menyasar santri pesantren dan tenaga pendidik.
“Konsepnya masih dibahas, kemungkinan bisa mulai berjalan tahun depan,” tuturnya.
Dengan perluasan jaringan dapur gizi, MBG diharapkan semakin memastikan setiap anak Indonesia memperoleh akses makanan bergizi. Hal ini menjadi modal penting bagi tumbuh kembang dan kualitas pendidikan generasi masa depan. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami

















