Pranala.co, BONTANG — Komitmen memberantas narkoba di lingkungan pemasyarakatan kembali ditegaskan. Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bontang bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bontang menggelar tes urine massal, Jumat (9/1/2026).
Hasilnya menggembirakan. Seluruh peserta dinyatakan negatif narkoba. Tes ini menyasar seluruh narapidana kasus narkotika, serta pegawai Lapas yang sedang bertugas. Total ada 1.173 warga binaan dan 71 pegawai yang menjalani pemeriksaan.
Kepala BNN Kota Bontang, Lulyana Ramdani, menyebut kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan pemerintah pusat. Lapas Bontang menggandeng BNN untuk memastikan proses berjalan objektif dan sesuai prosedur.
“Tes urine tidak bisa dilakukan sendiri. Karena itu, kami mendampingi penuh agar hasilnya akurat dan transparan,” ujar Lulyana, Minggu (11/1/2026).
Pelaksanaan tes dilakukan pada malam hari. Tim BNN mulai masuk ke area Lapas sekitar pukul 19.00 Wita. Pemeriksaan berlangsung bergiliran hingga seluruh peserta selesai sekitar pukul 23.00 Wita.
Satu per satu narapidana menjalani tes. Begitu pula para pegawai. Tidak ada pengecualian.
“Alhamdulillah, seluruh hasil pemeriksaan menunjukkan negatif narkoba,” ungkap Lulyana.
Ia menilai tes urine massal ini sebagai langkah strategis untuk mencegah masuk dan beredarnya narkoba di dalam Lapas. Pengawasan menyeluruh dinilai penting untuk menjaga integritas lembaga pemasyarakatan.
Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai kontrol, tetapi juga menjadi bentuk edukasi dan peringatan. Bahwa Lapas harus menjadi zona bersih narkoba.
“Ini menunjukkan komitmen kuat Kementerian Hukum dan HAM dalam menjaga lingkungan kerja yang bersih, aman, dan berintegritas,” jelasnya.
Lulyana menambahkan, pengawasan internal yang rutin dan melibatkan lembaga berwenang patut menjadi contoh bagi instansi lain. Transparansi dinilai mampu menekan potensi pelanggaran sejak dini.
“Pencegahan adalah kunci. Dengan pengawasan yang konsisten, kepercayaan publik terhadap institusi negara dapat terus dijaga,” pungkasnya. (FR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami















