ANGGOTA DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) yang baru saja dilantik, Kaharudin Jafar melaksanakan reses masa sidang II tahun 2023 di Jalan Tipalayo Kelurahan Berbas Tengah. Kegiatan tersebut untuk menyerap aspirasi warga setempat, Senin (21/8/2023) malam.
Reses tersebut dilaksanakan dalam rangka masa sidang II 2023, 19-26 Agustus. Kaharudin Jafar sendiri merupakan Anggota DPRD Kaltim yang baru saja dilantik menggantikan Makmur HAPK di sisa masa jabatan melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW).Warga tampak antusias mengikuti jalannya acara. Terbukti saat diberi kesempatan berbicara untuk memberi masukan kepada anggota DPRD Kaltim yang baru saja dilantik pada 16 Agustus 2023 melalui mekanisme Pengganti Antar Waktu (PAW).
Kaharuddin Jafar mengatakan sudah melakukan reses di tujuh dari sepuluh lokasi yang direncanakan di 15 kelurahan se-Kota Bontang. Kegiatan ini untuk menyerap aspirasi masyarakat.
"Selain menyerap aspirasi, kegiatan ini juga merupakan ajang silaturahmi dengan konstituen di daerah pemilihan (Dapil). Jadi kegiatan ini merupakan kewajiban bagi semua anggota DPRD Kaltim," katanya.
Dalam reses itu, tampak masyarakat diberikan kesempatan secara langsung untuk memberikan menyampaikan persoalan yang dialami. Total ada beberapa hal yang disampaikan, yakni persoalan infrastruktur, kesejahteraan, persoalan banjir, lingkungan dan kepemudaan.
Namun, kata Jafar, yang menjadi perhatian utama adalah kesejahteraan dan pembangunan infrastruktur. Misal bantuan pembangunan masjid hingga bantuan untuk kelompok nelayan, seperti pengadaan mesin kapal dan lain-lain.
"Selain itu, di wilayah Tipalayo ini juga masih banyak titik yang gelap dan butuh penerangan," ungkapnya.
Di bidang lingkungan, kata dia, keluhan masih soal banjir Kota Bontang yang belum terselesaikan. Bidang kebersihan, tidak ada itu soal tempat pembuangan sampah di setiap RT dan ,asyarakat berharap ada peningkatan intensitas pengangkutan sampah di lingkungan mereka.
Untuk kepemudaan maupun komunitas-komunitas yang berbasis kemahasiswaan dan pemuda, perlu suatu wadah yang dapat mengakomodir organisasi kepemudaan yang ada di Bontang. "Ini mengingat KNPI tidak lagi menaungi organisasi maupun komunitas kepemudaan yang ada," terangnya.
Dia mengaku berkomitmen untuk mendorong aspirasi tersebut agar bisa diwujudkan melalui APBD provinsi Kaltim. "Kita menampung, membawa dan berusaha mendorong aspirasi itu sendiri," tegas Anggota DPRD Kaltim, Kaharudin Jafar . (*)















