Pranala.co, SANGATTA – Sekretaris Daerah Kutai Timur (Sekda Kutim), Rizali Hadi, akhirnya angkat suara soal ketidakhadirannya dalam sejumlah agenda penting di lingkungan Pemkab Kutim belakangan ini.
Rizali membantah kabar bahwa dirinya menghilang. Ia menegaskan, ketidakhadirannya bukan tanpa alasan.
“Saya tidak ke mana-mana. Hanya menjalankan tugas luar daerah, mewakili Pak Bupati,” ujar Rizali saat dikonfirmasi, Selasa (15/7/2025).
Menurutnya, ada sejumlah agenda penting di luar kota yang semula dijadwalkan untuk Bupati, namun dialihkan kepadanya.
“Kadang saya menghadiri acara mewakili beliau. Bisa dua sampai tiga kegiatan dalam satu minggu,” jelasnya.
Rizali mengaku memilih tetap berada di luar kota jika jadwal dinas berdekatan, demi efisiensi waktu dan biaya perjalanan.
“Daripada bolak-balik ke Sangatta, lebih baik langsung lanjut ke agenda berikutnya,” ungkapnya.
Namun begitu, beberapa pihak, termasuk Ketua DPRD Kutim, sempat mempertanyakan absennya Rizali dari kantor. Ada pula masyarakat yang merasa kesulitan bertemu langsung, terutama untuk menyampaikan aspirasi atau urusan administratif.
Rizali memastikan bahwa meskipun secara fisik tak selalu berada di kantor, tugas kedinasan tetap berjalan.
“Semua surat atau pekerjaan yang masuk tetap saya tindak lanjuti. Kami gunakan sistem elektronik agar proses berjalan lancar,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, tugas-tugas Sekda tidak terganggu karena telah dibagi dan dijalankan oleh tiga asisten sesuai bidang masing-masing.
“Kalau saya tidak ada, mereka bisa menjalankan tugas atas nama saya. Setiap tugas yang mereka lakukan, dilaporkan secara berkala,” tambah Rizali.
Menanggapi kritik yang muncul, Rizali menyebut itu sebagai bentuk kepedulian masyarakat terhadap jalannya pemerintahan.
“Kami hargai masukan dari masyarakat. Yang pasti, saya tidak pernah berniat menghindar. Semua murni karena tugas,” ujarnya menutup perbincangan.















