Pranala.co, BONTANG — Pemerintah Kota Bontang memastikan pembangunan fisik Polder Tanjung Laut akan dimulai pada tahun ini. Kepastian itu menyusul rampungnya seluruh proses pembebasan lahan yang menjadi syarat utama proyek pengendali banjir tersebut.
Tak tanggung-tanggung, anggaran sekitar Rp43 miliar disiapkan untuk merealisasikan proyek strategis ini. Dana tersebut bersumber dari APBD Kota Bontang, dengan dukungan bantuan keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengatakan pembebasan lahan menjadi tahapan krusial sebelum konstruksi dimulai. Prosesnya memang tidak singkat. Namun seluruh administrasi berhasil dituntaskan hingga akhir tahun lalu.
“Prosesnya panjang. Tapi alhamdulillah semuanya bisa diselesaikan sampai akhir tahun. Ini langkah penting agar persoalan banjir bisa ditangani secara permanen,” ujar Neni, Selasa (6/1/2026).
Polder Tanjung Laut dirancang sebagai infrastruktur utama pengendalian banjir. Fokusnya mengurangi risiko genangan, terutama di kawasan yang selama ini kerap terdampak saat hujan deras.
Tak hanya berfungsi teknis, proyek ini juga mengusung konsep penataan kota. Ke depan, kawasan polder tidak hanya menjadi kolam retensi air, tetapi juga ruang terbuka publik yang nyaman.
“Konsepnya berbasis urban tourism. Jadi selain mengendalikan banjir, kawasan ini bisa dimanfaatkan masyarakat dan berpotensi menambah pendapatan asli daerah,” jelas Neni.
Ia menilai kehadiran Polder Tanjung Laut akan memberikan dampak signifikan dalam jangka menengah hingga panjang. Bukan hanya soal banjir, tetapi juga mendukung wajah kota yang lebih tertata dan berkelanjutan.
Selain Polder Tanjung Laut, Pemkot Bontang juga menargetkan proyek pengendalian banjir lainnya. Salah satunya realisasi Waduk Kanaan yang direncanakan mulai dikerjakan pada tahun yang sama.
“Insyaallah Waduk Kanaan juga akan direalisasikan tahun ini. Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar,” pungkas Neni. (FR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami















