DINAS Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim menggelar pelatihan kepada petugas enumerator SPPDK yang direkrut untuk membantu pelaksanaan program Sentra Pemberdayaan Pemuda Desa/Kelurahan (SPPDK).
SPPDK yang diawali di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) itu bertujuan untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP). Dengan melakukan sejumlah pendataan agar mendapat informasi akurat tentang kondisi pemuda di desa/kelurahan.
"Sehingga nantinya bisa diketahui jumlah warga yang masuk dalam kategori pemuda, berapa di antaranya yang putus sekolah, bekerja, berwirausaha dan lain-lain. Sehingga nantinya ini akan berdampak dalam pengukuran IPP," kata Sekretaris Dispora Kaltim, Sri Wartini.
Sebagai tahap awal, kegiatan tindaklanjut ini mengambil lokasi di Kelurahan Maluhu, Kabupaten Kutai Kartanegara, sebagai daerah percontohan. Diharapkan bisa menghimpun informasi khusus mengenai pemuda disana.
Kegiatan berlangsung selama empat hari yang diikuti oleh pemuda yang telah direkomendasikan pejabat setempat.
"Untuk peserta pelatihan yang ikut dalam pembekalan selama 4 hari ini adalah para pemuda di Kelurahan Maluhu. Dipilih langsung berdasarkan rekomendasi dari lurah setempat," ujarnya. (ADS/DISPORA KALTIM)















