TANJUNG REDEB – Sebuah kejadian tragis menggemparkan Kampung Sei Bebanir Bangun, Kecamatan Sambaliung, Kabupaten Berau. Seorang pemuda berinisial MB (24) nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di kediamannya, Rabu (31/7/2024) sekira pukul 18.00 WITA.
Korban ditemukan dalam kondisi tergantung di ventilasi kamar rumahnya yang terletak di Jalan Sadewa, RT 012, Trans Bebanir Bangun. Kejadian ini pertama kali diketahui oleh VL, yang merupakan tante korban.
Menurut Kapolsek Sambaliung, AKP Amin Maulani, MB ditemukan tergantung menggunakan tali nilon berwarna hijau, diduga kuat ia bunuh diri.
"Dari hasil pemeriksaan sementara, korban diduga kuat melakukan tindakan bunuh diri tanpa adanya campur tangan orang lain. Perkiraan waktu kejadian sekitar siang menjelang sore hari," ungkap AKP Amin Maulani dalam keterangannya, Sabtu (3/8/2024).
Sebelum kejadian, MB sempat terlibat perselisihan dengan kekasihnya, yang diduga menjadi pemicu aksi nekat ini. "Di tempat kejadian perkara (TKP), ditemukan handphone korban yang menunjukkan adanya percakapan terakhir melalui WhatsApp dengan seseorang yang diduga adalah kekasihnya," lanjutnya.
Lebih lanjut, hasil pemeriksaan fisik yang dilakukan pihak kepolisian tidak menemukan tanda-tanda kekerasan atau hal-hal yang mencurigakan pada tubuh korban. Keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak untuk dilakukan autopsi lebih lanjut.
Jenazah MB kemudian dikebumikan di pemakaman umum setempat, dengan suasana duka yang mendalam menyelimuti keluarga dan kerabat yang ditinggalkan. (*)
*) Ikuti berita terbaru PRANALA.co di Google News ketuk link ini dan jangan lupa difollow















