BONTANG - Langkah penanganan banjir menjadi program utama Pemkot Bontang. Kegiatan normalisasi sungai terus digelar. Baik di DAS Bontang maupun Guntung.
Demi menunjang program tersebut, pemkot bakal menambah jumlah kendaraan alat berat pada akhir tahun ini.
Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Amiruddin Syam menerangkan pengadaan ini dalam rangka supaya unit tersedia nantinya bisa menyasar beberapa titik sekaligus.
“Jadi DAS Guntung misalnya pakai dua unit, satu unit DAS Bontang. Kemudian rencana pembangunan Polder Telihan dan pengembangan Waduk Kanaan tentu butuh ekskavator,” terangnya.
Pagu anggaran yang disiapkan yakni Rp 4,9 miliar. Menggunakan APBD Perubahan. Jenis kendaraan yang dibeli ialah satu unit ekskavator amphibi.
Spesifikasinya side ponton enam meter, berat 18.200 kilogram, bucket 0,33 M3, tinggi dumping 6,6 meter, lebar track 3,6- 4,4 meter.
“Pengadaannya menggunakan skema e-katalog,” sebutnya.
Selain itu, pemkot juga bakal membeli kendaraan self loader. Pagu anggaran yang disiapkan Rp 1,7 miliar. Nantinya kendaraan ini dapat mengangkut ekskavator.
Spesifikasinya model trailer, tipe 9 M, kapasitas penumpang 2, kapasitas mesin/silinder (cc) 6 cylinder / 7.684 cc, dan transmisi manual.
Sebelumnya ekskavator maupun truk telah dibeli tahun lalu. Dua ekskavator mini dan satu long arm dimiliki. Rp 4,5 miliar digelontorkan pemkot. (*)















