Pranala.co, BALIKPAPAN – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Balikpapan menyiapkan armada tambahan guna mengantisipasi lonjakan penumpang pada arus mudik Lebaran 2026. Langkah ini dilakukan agar masyarakat yang hendak pulang ke kampung halaman tetap dapat bepergian dengan aman dan nyaman di tengah peningkatan volume penumpang.
Kepala Cabang PT Pelni Balikpapan, Ridwan Mandaliko, mengatakan pihaknya telah meningkatkan kesiapan armada, khususnya untuk rute-rute utama dari Balikpapan menuju Pulau Jawa dan wilayah lainnya di Indonesia.
“Untuk melayani penumpang selama periode mudik Lebaran, kami menyiapkan lima kapal. Sebelumnya kapal reguler hanya tiga, yaitu KM Dorolonda, KM Bukit Siguntang, dan KM Lambelu,” ujar Ridwan, Rabu (11/3/2026).
Guna mengantisipasi lonjakan penumpang, Pelni menambah dua kapal tambahan, yakni KM Dobonsolo dan KM Sinabung. Penambahan armada tersebut diharapkan dapat mengurai kepadatan penumpang yang setiap tahun meningkat saat musim mudik.
Ridwan menjelaskan, rute-rute dari Balikpapan memang menjadi salah satu jalur dengan tingkat keterisian penumpang yang tinggi setiap tahunnya.
“Karena itu kami menambah armada untuk rute-rute utama seperti Balikpapan–Surabaya, Balikpapan–Makassar–Baubau, serta Balikpapan–Pantoloan,” jelasnya.
Selain menambah kapal, Pelni juga meningkatkan frekuensi keberangkatan untuk sejumlah rute favorit pemudik.
Untuk rute Balikpapan–Pantoloan, beberapa jadwal keberangkatan telah disiapkan selama periode mudik. Sementara rute Balikpapan–Makassar–Baubau dijadwalkan beroperasi sebanyak tiga hingga empat kali.
Adapun rute Balikpapan–Surabaya, yang biasanya hanya dilayani dua hingga tiga kali dalam sebulan, kini ditingkatkan menjadi sekitar tujuh kali keberangkatan selama periode Lebaran.
“Jarak antarjam keberangkatan juga kami atur sedekat mungkin agar masyarakat memiliki lebih banyak pilihan waktu perjalanan,” kata Ridwan.
Dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran, pemerintah juga memberikan stimulus berupa diskon tiket kapal sebesar 30 persen bagi penumpang angkutan laut.
Ridwan menyebut kebijakan ini merupakan peningkatan dibandingkan masa libur Natal dan Tahun Baru sebelumnya yang hanya memberikan potongan harga sebesar 20 persen.
“Untuk Lebaran tahun ini kami diminta memberikan diskon tiket sebesar 30 persen,” ujarnya.
Diskon tersebut tidak hanya berlaku di Balikpapan, tetapi juga untuk seluruh rute yang dilayani PT Pelni di berbagai wilayah Indonesia.
“Program diskon ini berlaku secara nasional di semua rute Pelni,” tambahnya.
Pelni memperkirakan puncak arus mudik Lebaran 2026 akan terjadi pada 12, 14, 17, dan 18 Maret 2026. Oleh karena itu, seluruh kesiapan armada, jadwal pelayaran, serta pelayanan penumpang terus dimaksimalkan agar perjalanan mudik berlangsung lancar.
Ridwan menegaskan penambahan kapal menjadi langkah penting untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat selama musim mudik.
“Kalau hanya satu atau dua kapal tentu tidak akan cukup. Karena itu kami menyiapkan hingga tujuh kunjungan kapal ke Surabaya selama periode Lebaran,” pungkasnya. (SR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















