Pranala.co, SANGATTA — Satuan Lalu Lintas Polres Kutai Timur (Kutim) kembali turun ke jalan. Sore itu, Selasa (25/11/2025), Road 9 depan PT DMM Sangatta berubah menjadi titik konsentrasi Operasi Zebra Mahakam 2025. Lalu lintas tetap mengalir, tapi suasana lebih tertib dari biasanya. Petugas berdiri sigap. Satu per satu kendaraan dihentikan.
Operasi dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Kutim, AKP Rezky Nur Harismeihendra. Total ada 50 personel gabungan yang dikerahkan. Dari Polantas, Polisi Militer, TNI AD, Provos, Bapenda, hingga Jasa Raharja. Semua turun tangan.
Sebelum operasi dimulai, para petugas mengikuti apel pengecekan. Administrasi diperiksa. SOP penindakan diulang kembali. Tak ada yang boleh terlewat. Semua harus siap.
Tak lama setelah berlangsung, hasilnya mulai terlihat. Pemeriksaan dilakukan ketat. Kelengkapan kendaraan dicek. Surat-surat pengemudi diperiksa tanpa kompromi.
Hasilnya: 26 pelanggaran ditindak dengan tilang manual. Rinciannya: pelanggaran SIM sebanyak 6 pengendara, pelanggaran STNK ada 16 pengendara, pelanggaran kendaraan roda enam (R6) 4 unit. Seluruh barang bukti kendaraan kemudian dibawa ke kantor Sat Lantas Polres Kutim untuk proses lanjutan.
AKP Rezky menegaskan, Operasi Zebra Mahakam bukan sekadar penindakan. Ada tujuan lebih besar. Membangun budaya tertib di jalan. Menurunkan angka kecelakaan. Mengingatkan kembali bahwa keselamatan dimulai dari kepatuhan.
“Operasi ini kami laksanakan untuk meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap aturan berlalu lintas. Harapannya, kesadaran masyarakat bisa terus tumbuh sehingga keselamatan di jalan dapat terwujud,” ujar AKP Rezky.
Ia juga mengingatkan hal-hal dasar yang kerap dilupakan pengendara: helm SNI, kelengkapan surat, tidak melawan arus, dan mematuhi batas kecepatan. Hal yang sederhana, tapi menyelamatkan nyawa.
Dari tempat berbeda, Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto memberikan apresiasi atas langkah Sat Lantas. Ia menegaskan, penegakan hukum tidak bisa dipisahkan dari edukasi.
“Kami tidak hanya menindak, tetapi juga mengedukasi. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama, dan Polri hadir untuk memastikan masyarakat bisa berkendara dengan aman dan tertib,” tegas AKBP Fauzan.
Kapolres juga mengajak masyarakat ikut menjaga keselamatan lalu lintas. Disiplin di jalan, katanya, bukan hanya soal mematuhi aturan. Tapi juga bentuk kepedulian antarpengguna jalan.
“Mari bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas. Kepatuhan Anda sangat membantu menciptakan jalan yang aman untuk semua,” tutupnya. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















