SANGATTA - Pembangunan jembatan Sei Nibung di Kabupaten Kutai Timur (Kutim) mendapat atensi anggota DPRD Kaltim, Kaharuddin Jaffar.
KJ-sapaan akrabnya menilai pembangunan Jembatan Sei Nibung ini sangat vital. Jembatan yang akan memiliki panjang 150 meter ini menjadi penghubung antara Desa Kadungan Jaya, Kecamatan Kaubun dan Desa Pelawan, Kecamatan Sangkulirang, Kabupaten Kutai Timur.Sebelumnya, pembangunan jembatan ini telah dimulai pada tahun 2014 di zaman pemerintahan Gubernur Awang Faroek Ishak namun terhenti. Pembangunan jembatan berlanjut setelah Gubernur Isran Noor melakukan groundbreaking Jembatan Sei Nibung pada Rabu 2 Agustus 2023 lalu.
Dalam pandangan dia, saat ini pembangunan jembatan Sei Nibung saat ini harus menjadi prioritas. Alasannya, jembatan itu sangat penting bagi warga untuk memperpendek jarak dan waktu tempuh dalam beraktivitas sekira 3 jam.
Politisi Golkar ini menyatakan pembangunan Jembatan Sei Nibung untuk memudahkan akses penyeberangan ke Talisayan dan wilayah lainnya seperti Kecamatan Batu Putih, Talisayan, hingga Biduk-biduk.
“Tahun ini Jembatan Sei Nibung sudah mulai dibangun lagi, untuk memudahkan akses menyeberang ke Talisayan dan lainnya,” ujar Anggota DPRD Kaltim, Kaharuddin Jaffar.
Menurut KJ, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Perumahan Rakyat (PUPR Pera) Provinsi Kaltim telah menganggarkan biaya pembangunan Jembatan Sei Nibung Berau pada tahun 2023 mencapai Rp58,7 miliar. Pada 2024, anggaran tambahan akan digelontorkan senilai Rp104 miliar.
Dia berharap pembangunan jembatan Sei Nibung ini akan berjalan lancar. Dirinya juga menegaskan akan mengawasi jalannya pembangunan jembatan itu hingga selesai dan dapat digunakan oleh masyarakat.
“Tahun depan penanganannya sebesar Rp104 miliar. Mudah-mudahan dengan anggaran itu membuat jembatan ini bisa berfungsi dengan baik, supaya akses ke Berau lebih mudah,” ujar legislator Dapil Bontang, Kutim, Berau ini.
Sementara itu, Dinas PUPR Pera Provinsi Kaltim memasang target pembangunan jembatan Sei Nibung tuntas pada 2024.
“Target kita, Jembatan Sei Nibung ini bisa diselesaikan dan benar-benar rampung pada tahun 2024,” ujar Kepala Dinas PUPR Pera Provinsi Kaltim, Aji Muhammad Fitra Firnanda. (ADS/DPRD KALTIM)















