Pranala.co, BONTANG – Senyum lebar bakal menghiasi wajah para kader posyandu di Kota Bontang, Kalimantan Timur (Kaltim) Pemerintah Kota memastikan insentif mereka akan naik, dari Rp300 ribu menjadi Rp1 juta per bulan.
Kabar gembira itu diumumkan langsung Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, saat meresmikan dapur Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Kelurahan Tanjung Laut, Jumat (22/8/2025).
“Sekarang insentif kader hanya Rp300 ribu. Nanti akan dinaikkan menjadi Rp1 juta,” ucap Neni. Pernyataan itu langsung disambut tepuk tangan meriah para kader yang hadir.
Neni menjelaskan, kenaikan insentif ini akan dimasukkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2025. Saat ini, pembahasannya masih berlangsung lintas instansi.
“Memang masih tahap harmonisasi. Tapi kami optimistis kebijakan ini bisa segera terealisasi,” katanya.
Jumlah penerima manfaat tidak sedikit. Ada 883 kader posyandu di seluruh Bontang. Selama ini, mereka menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat kelurahan.
Tugasnya beragam. Mulai dari memantau tumbuh kembang balita, mendampingi ibu hamil, hingga memberi edukasi tentang pola hidup sehat.
Menurut Neni, beban kerja itu patut diapresiasi. Sebab, para kader berperan langsung dalam mencetak generasi sehat.
“Mereka menyiapkan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing. Jadi insentif ini bentuk penghargaan dari pemerintah atas kerja keras tanpa lelah,” tegasnya.
Pemkot Bontang berharap, kenaikan insentif bisa meningkatkan kesejahteraan kader posyandu. Lebih dari itu, juga menjadi motivasi agar mereka tetap aktif mendukung program kesehatan.
Mulai dari pencegahan stunting, peningkatan gizi balita, hingga perbaikan kualitas hidup masyarakat Bontang.
“Kalau kader sejahtera, semangatnya akan semakin besar untuk mendampingi masyarakat,” harap Neni. (FR)















