BONTANG - Fraksi Amanat Nurani Rakyat (ANNUR) DPRD Bontang baru-baru ini menyampaikan pandangan umum terhadap nota penjelasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2024.
Acara tersebut digelar di Pendopo Rumah Jabatan (Rujab) Wali Kota Bontang, Jalan Awang Long, Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara.
Anggota Fraksi ANNUR, Muhammad Irfan, dalam sambutannya, mengungkapkan bahwa secara umum, realisasi pendapatan daerah mengalami kenaikan yang signifikan dibandingkan dengan target anggaran yang telah ditetapkan.
Namun, Irfan menekankan bahwa terdapat beberapa komponen penting yang masih perlu ditingkatkan, terutama Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang meliputi pajak daerah, retribusi daerah, dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan.
“Untuk mencapai target yang telah ditetapkan, upaya peningkatan penerimaan dari pajak daerah dan retribusi daerah harus disertai dengan kebijakan pemerintah yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat Bontang,” ujar Irfan.
Ia menambahkan bahwa fokus utama perlu diberikan pada sektor Pendidikan dan Kesehatan. Di sektor Pendidikan, Fraksi ANNUR mengusulkan agar dilakukan peningkatan sarana dan prasarana sekolah, serta kesejahteraan pendidik dan tenaga kependidikan.
Di sisi lain, sektor Kesehatan harus mengalami peningkatan dalam hal pelayanan yang lebih baik dan cepat, serta penyediaan fasilitas kesehatan yang memadai. Irfan juga menekankan pentingnya subsidi biaya pengobatan, penyediaan lapangan kerja, dan upaya pengentasan kemiskinan.
“Perubahan APBD harus dikonstruksikan secara tepat dengan memperhatikan kerangka yuridis dan teknokratis untuk merealisasikan target Indikator Kinerja Utama (IKU) yang telah ditetapkan,” tegas Irfan.
Dengan pandangan umum ini, Fraksi ANNUR berharap agar kebijakan yang diambil dapat benar-benar berdampak positif bagi masyarakat Bontang, serta meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan secara menyeluruh. (*)















