Pranala.co, BONTANG – Pemerintah Kota Bontang mulai menyusun arah pembangunan tahun 2027. Langkah awalnya dimulai dari tingkat kelurahan. Selasa (20/1/2026), Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 resmi dibuka di Kelurahan Lok Tuan.
Musrenbang ini menjadi ruang penting bagi warga. Tempat menyampaikan kebutuhan. Sekaligus merumuskan prioritas pembangunan dari bawah.
Mewakili Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, sambutan tertulis dibacakan Staf Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Lukman.
Musrenbang bukan sekadar agenda rutin. Forum ini merupakan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004. Prinsipnya jelas. Partisipatif. Transparan. Akuntabel.
“Masyarakat adalah subjek utama pembangunan. Usulan yang disampaikan harus mencerminkan kebutuhan riil dan persoalan nyata di wilayah,” demikian pesan Wali Kota yang dibacakan Lukman.
Menurutnya, Musrenbang menjadi wadah menyatukan aspirasi warga. Semua dirangkum. Disepakati. Lalu menjadi dasar penyusunan rencana pembangunan daerah.
Sejalan dengan pelaksanaan RPJMD 2025–2029, Pemkot Bontang mencatat sejumlah capaian penting. Salah satunya penurunan angka stunting. Dari 27,4 persen pada 2023, turun menjadi 17,44 persen pada 2025 melalui program Bontang Sehat.
Kemiskinan ekstrem juga berhasil ditekan hingga nol persen. Capaian ini diraih lewat kolaborasi lintas sektor.
Di bidang kesejahteraan sosial, insentif bagi Ketua RT, kader, guru, dan tokoh agama terus ditingkatkan melalui program Komitmen Bontang.
Sementara di sektor infrastruktur, upaya pengendalian banjir masih menjadi fokus. Pembangunan polder, drainase, dan turap penahan banjir rob terus dikebut. Termasuk perencanaan Polder Tanjung Laut sebagai solusi jangka panjang.
Dalam kesempatan itu, Lukman juga menyampaikan kabar membanggakan. Kota Bontang menerima penghargaan Upakarya Wanua Nugraha Tahun 2025. Penghargaan diserahkan Wakil Menteri Dalam Negeri kepada Wali Kota Bontang di Boyolali, 15 Januari lalu.
Penghargaan tersebut diberikan atas kinerja dan komitmen pemerintah daerah dalam penyelenggaraan pemerintahan. Kelurahan Satimpo menjadi salah satu kelurahan berprestasi.
Capaian ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi kelurahan lain. Termasuk Loktuan.
“Saya mengajak seluruh peserta Musrenbang untuk aktif menyampaikan usulan. Harus konstruktif, realistis, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas,” tegas Lukman.
Pembukaan Musrenbang RKPD 2027 di Loktuan turut dihadiri anggota DPRD dari Daerah Pemilihan Bontang Utara, Lurah Lok Tuan Supriyadi, serta sejumlah mitra dan tamu undangan. (RE)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















