Pranala.co, BONTANG - Warga di RT 19, RT 20, dan RT 21 Kelurahan Gunung Telihan, Kota Bontang tak sempat banyak bersiap ketika genangan mulai merambah halaman hingga ruang tamu, Sabtu (14/2/2026).
Di tengah situasi itu, bantuan bergerak cepat. Sebanyak 320 paket konsumsi makan siang disalurkan kepada warga terdampak banjir oleh Lurah Gunung Telihan bersama Polsek Bontang Barat, Koramil 01/Bontang, dan Forum RT setempat.
Banjir yang terjadi disebut dipicu air kiriman dari luar Kota Bontang yang melintas melalui aliran Sungai Bontang. Debit yang meningkat menyebabkan luapan dan genangan di sejumlah titik permukiman.
Tiga wilayah terdampak paling parah berada di RT 19, RT 20, dan RT 21. Data sementara mencatat 320 jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut.
Genangan air membuat aktivitas warga terganggu. Sebagian memilih bertahan di rumah. Sebagian lain mengamankan barang-barang ke tempat yang lebih tinggi.
Tak menunggu lama, tim gabungan dari kelurahan, kepolisian, dan TNI turun langsung ke lapangan. Distribusi bantuan dilakukan dengan mendatangi titik-titik terdampak untuk memastikan paket konsumsi diterima warga secara merata.
Lurah Gunung Telihan, M Cholid Hanafi mengatakan bahwa penanganan awal difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya makanan siap saji selama masa tanggap darurat.
“Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, serta dukungan dunia usaha menjadi kunci dalam penanganan bencana di tingkat kelurahan. Kehadiran negara harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama saat menghadapi musibah,” ujar Lurah Cholid.
Distribusi 320 paket konsumsi itu juga mendapat dukungan logistik dari dunia usaha. Lurah menyampaikan apresiasi kepada PT Badak NGL dan PT Indominco Mandiri yang turut membantu percepatan penyaluran bantuan.
Bantuan tersebut dinilai mempercepat proses distribusi dan memastikan kebutuhan makan warga terdampak dapat terpenuhi dengan baik.
Kolaborasi antara pemerintah kelurahan, TNI-Polri, Forum RT, dan perusahaan diharapkan terus diperkuat. Selain untuk penanganan darurat, sinergi itu juga penting dalam langkah mitigasi agar dampak banjir serupa dapat ditekan ke depan. (RIL)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















