Pranala.co, KUKAR — Banjir yang sempat merendam wilayah hulu Kutai Kartanegara (Kukar), tepatnya Desa Menamang Kanan, Kecamatan Muara Kaman, akibat luapan Sungai Menamang, dilaporkan mulai berangsur surut Kamis (12/3/2026) siang.
Berdasarkan hasil pemantauan tim di lapangan, debit air yang sebelumnya menggenangi pemukiman warga dan akses jalan kini telah berada di batas aman. Kondisi ini dipicu oleh berkurangnya intensitas curah hujan di wilayah tersebut dalam dua hari terakhir.
Kapolsek Muara Kaman, Iptu Herwin, mengonfirmasi pada Sabtu (14/3/2026) bahwa aktivitas masyarakat yang sebelumnya terhambat kini sudah berangsur normal.
"Update terbaru dari jajaran Bhabinkamtibmas, banjir di wilayah RT 4 dan RT 5 Desa Menamang Kanan sudah surut. Rumah warga yang sebelumnya terdampak kini sudah kering dari rendaman air, dan jalan poros desa sudah bisa dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat," ujar Iptu Herwin.
Sebelumnya, sebanyak 40 Kepala Keluarga (KK) sempat terdampak luapan sungai sejak Sabtu (7/3/2026) lalu. Ketinggian air di badan jalan yang semula mencapai 30 sentimeter, kini menyisakan genangan tipis sekira 5 sentimeter dan terus menurun.
Akses jalan blok kebun sawit PT Hamparan Sentosa yang sempat terputus juga dilaporkan sudah kembali normal.
Meski situasi membaik, Iptu Herwin menegaskan pihaknya tidak ingin lengah. Tim Polsek Muara Kaman bersama Bhabinkamtibmas tetap melaksanakan patroli secara kontinyu setiap hari untuk memantau fluktuasi debit air sungai.
"Kami tetap dalam posisi siaga. Personel di lapangan terus memberikan imbauan kepada warga agar tetap waspada, mengingat cuaca masih dinamis. Kami meminta warga untuk selalu siap siaga apabila curah hujan kembali meningkat secara mendadak," tambahnya.
Hingga saat ini, situasi kamtibmas di Desa Menamang Kanan terpantau kondusif. Polsek Muara Kaman berkomitmen akan terus melaporkan perkembangan situasi secara berkala guna memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama selama masa siaga bencana ini. (RED)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami
















