Pranala.co, BONTANG – Hujan deras sejak Senin malam (15/9/2025) membuat Perumahan Bontang Permai, RT 07 Kelurahan Api-Api, terendam banjir. Ketinggian air mencapai lebih dari satu meter.
Seluruh rumah di kawasan itu tak luput dari genangan. Sejumlah perabot dan barang milik warga terpaksa diangkat ke tempat yang lebih tinggi. Namun, bagi sebagian warga, upaya itu tidak cukup.
Kepala BPBD Bontang, Usman, menyebut hingga Selasa sore (16/9/2025), air belum juga surut. Warga yang rentan akhirnya dievakuasi.
“Anak-anak, lansia, dan warga yang sakit jadi prioritas. Evakuasi ini untuk menyelamatkan mereka dari lokasi berbahaya,” jelas Usman, didampingi Kabid Kedaruratan BPBD, Ismail Abdullah.
Untuk sementara, warga ditempatkan di rumah kerabat, tetangga, dan masjid yang dijadikan lokasi pengungsian darurat. Belum ada tenda resmi, namun koordinasi terus berjalan dengan pihak kelurahan jika kondisi makin buruk.

“Informasi dari kelurahan, bantuan sudah mulai disalurkan ke warga terdampak,” tambah Usman.
Ismail mengingatkan warga agar waspada. Dokumen penting dan barang berharga harus diamankan lebih dulu. Bila air kembali naik, warga diminta segera mengungsi.

“Kami khawatir jika hujan kembali mengguyur wilayah hulu, debit air bisa lebih tinggi. Evakuasi bisa semakin sulit. Karena itu, personel kami siagakan untuk memantau,” tegasnya.
Banjir bukan hanya soal genangan air. Pemadaman listrik mendadak, penyakit akibat lingkungan kotor, hingga risiko terseret arus bisa mengancam kapan saja. (FR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















