Pranala.co, PANGKEP – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Pangkep jadi sorotan. Sejumlah siswa SDN 18 Tumampua dikabarkan menemukan ulat di salah satu menu yang disajikan di sekolah mereka.
Kejadian ini pertama kali diketahui dari laporan siswa kepada guru. Kepala SDN 18 Tumampua, Herwan Syam, membenarkan temuan tersebut.
“Anak-anak yang sampaikan, katanya ada ulat di buah. Kami sendiri belum lihat langsung, tapi laporan itu kami terima dari siswa,” ujar Herwan, Sabtu (4/10).
Begitu mendapat laporan, pihak sekolah segera menindaklanjuti dengan menghubungi penyedia makanan. Pihak dapur yang mengolah menu MBG juga telah dipanggil untuk dimintai penjelasan.
“Kami sudah koordinasi dengan pihak dapur yang menyuplai makanan. Lokasinya di dekat Masjid Agung. Dinas Kesehatan juga sudah turun memeriksa,” tambah Herwan.
Menurutnya, langkah cepat itu dilakukan untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang. Apalagi, program MBG merupakan salah satu upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan asupan gizi anak sekolah.
Namun saat media mencoba mengonfirmasi ke pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur MBG Tumampua, tak ada satu pun petugas yang ditemui di lokasi. Dapur itu sendiri baru diresmikan oleh Bupati Pangkep, Muh Yusran Lalogau, pada 28 Agustus lalu.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait Pemkab Pangkep terkait hasil pemeriksaan bahan makanan yang mengandung ulat tersebut. (IR)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















