Pranala.co, SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur terus mengebut persiapan Sekolah Rakyat Rintisan tahap 1-C. Dua lokasi yang dipilih adalah SMA Negeri 16 Samarinda dan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP).
Ketersediaan guru menjadi perhatian utama. Tanpa tenaga pendidik, sekolah baru ini tentu sulit berjalan.
Kepala Dinas Sosial Kaltim, Andi Muhammad Ishak, memastikan rekrutmen guru sudah tuntas dilakukan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
“Ada 31 guru yang sudah direkrut. Masing-masing sekolah sekitar 15 orang. Mereka siap mengajar,” ungkap Andi, Kamis (4/9/2025).
Meski daftar nama lengkap guru belum diterima, kepala sekolah sudah ditetapkan. Untuk Sekolah Rakyat Rintisan di SMA Negeri 16, pimpinan barunya diambil dari SMA 3 Samarinda.
Kepala sekolah tersebut, kata Andi, sudah langsung tancap gas. Koordinasi dengan berbagai pihak dilakukan untuk memastikan persiapan berjalan lancar.
Sarana dan prasarana juga menjadi perhatian serius. Mulai dari laboratorium IPA hingga komputer, semua harus teratur.
“Penggunaan fasilitas sekolah akan diatur dengan baik. Penjadwalan peminjaman laboratorium dan ruang belajar sedang disusun. Tujuannya agar proses pembelajaran berjalan efektif,” jelas Andi. (TIA)















