Pranala.co, SAMARINDA – Kursi jabatan. Bagi sebagian orang, itu terlihat menggiurkan. Tapi bagi Wali Kota Samarinda, Andi Harun, kursi itu bukan tempat beristirahat. Kursi itu beban. Kursi itu tanggung jawab.
Andi Harun melantik 270 pejabat dan ASN di lingkungan Pemkot Samarinda, Senin (29/9/2025). Prosesi berlangsung di GOR Segiri, Jalan Kusuma Bangsa. Ruangan penuh. Ada pejabat. Ada guru. Ada kepala puskesmas. Ada stakeholder.
Andi Harun berdiri di podium. Kalimat pertamanya: pelantikan ini bukan sekadar seremoni.
“Ini awal baru. Saya minta pejabat yang dilantik bekerja cepat, berintegritas, dan memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.
Ia menekankan, jabatan adalah amanah. Semua tindakan akan dipertanggungjawabkan. Bukan hanya di dunia. Juga di akhirat.
“Jangan hanya menempati kursi. Kursi itu ada tanggung jawabnya,” katanya lagi.
Dari 270 pejabat yang dilantik: 7 orang menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP). Termasuk Inspektur, Kepala Bapenda, dan Kepala Disnaker.
Adapula 230 orang mengisi jabatan administrator dan pengawas; 7 ASN dilantik dalam jabatan fungsional, 7 orang menjadi kepala puskesmas, 78 orang dipercaya sebagai kepala sekolah, melalui Sistem Pengangkatan Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah (KSPS).
Jumlah besar. Struktur baru. Harapan pun besar.
Wali Kota Samarinda mengingatkan, pelayanan publik saat ini semakin menuntut kecepatan dan inovasi. “Berikan kinerja terbaik. Jangan sekali pun tergoda menyalahgunakan wewenang,” pesannya.
Pelantikan ini, menurutnya, adalah langkah strategis memperkuat tata kelola pemerintahan.
“Tujuannya: meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada Pemkot Samarinda,” tegasnya.
Para pejabat yang hadir siang itu bukan hanya menerima SK. Mereka menerima amanah. Amanah yang berat. Amanah yang akan diuji di lapangan. (TIA)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















