BONTANG, Pranala.co – Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, secara resmi membuka kegiatan Self Healing bagi perempuan dan kader Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kota Bontang.
Acara yang digelar Dinas Pemberdayaan Sosial dan Masyarakat (DSPM) bekerja sama dengan Tim Penggerak PKK Kota Bontang ini berlangsung di Auditorium 3 Dimensi, Selasa (7/4/2026), dan akan berlanjut hingga Rabu (8/4/2026).
Wawali Agus Haris menyampaikan apresiasi kepada Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bontang, Kepala DSPM, serta seluruh pihak yang berkontribusi menyelenggarakan kegiatan ini.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap kesehatan mental, khususnya bagi para kader PKK dan perempuan yang memiliki peran strategis dalam keluarga dan masyarakat.
“Di era penuh dinamika ini, perempuan dan kader PKK menjalankan peran ganda sebagai ibu, istri, pengelola rumah tangga, serta penggerak sosial. Tekanan dan stres akibat perubahan sosial dan teknologi yang cepat dapat mempengaruhi kesehatan mental dan kualitas hidup,” ujar Agus Haris.
Wakil Wali Kota menegaskan bahwa kesehatan mental bukan lagi isu sekunder, melainkan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi. Ia mengingatkan pentingnya kemampuan self healing sebagai keterampilan untuk menjaga keseimbangan hidup secara holistik.
Program ini sejalan dengan visi Kota Bontang 2025–2029 dan kebijakan nasional dalam meningkatkan kualitas hidup perempuan dan keluarga. Pemerintah Kota Bontang telah menetapkan program prioritas “Bontang Sehat” yang mencakup peningkatan layanan kesehatan mental sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
Agus Haris mengajak seluruh peserta untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, menguasai teknik self healing, dan menjadi agen perubahan di lingkungan sekitar.
“Mulailah dari diri sendiri, rawat hati dan pikiran, agar tercipta keluarga yang kuat dan masyarakat yang sehat serta maju,” tuturnya.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan kota yang maju dan sejahtera bermula dari kesehatan mental dan kesehatan diri sendiri.
Dalam laporannya, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bontang, Nur Kalby Agus Haris, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan keluarga dan individu. Ia menekankan bahwa bukan hanya kesehatan fisik yang dibutuhkan, tetapi juga kesehatan mental dan emosional.
Kader PKK, sebagai mitra pemerintah dan ujung tombak yang berinteraksi langsung dengan masyarakat, harus sehat secara mental agar dapat menjalankan tugas pengabdian dengan ikhlas dan bahagia.
Kegiatan ini diikuti 130 peserta yang terdiri dari Tim Penggerak PKK Kota, serta perwakilan dari kecamatan dan kelurahan. Acara menghadirkan motivator dan profesional hipnoterapis, Azima Rais, sebagai pembicara hari pertama.
Ia memaparkan tentang tantangan yang dihadapi perempuan dan menekankan bahwa menjadi perempuan bukan berarti harus selalu kuat, karena setiap air mata dan kelelahan adalah bagian dari perjalanan menjadi kuat.
Narasumber kedua, Reni Murni dari Jakarta, turut memberikan wawasan dan motivasi terkait pentingnya menjaga kesehatan mental. (ADS/BTG)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan mari bergabung di grup Whatsapp kami













