Bontang, PRANALA.CO – Ponsel buatan China, Vivo resmi meluncurkan flagship terbaru mereka, Vivo X200 Ultra, yang menampilkan sederet spesifikasi canggih dengan kamera super tinggi dan performa tangguh. Ponsel buatan Dongguan, China ini diklaim mampu menantang dominasi iPhone 16, khususnya di pasar China yang saat ini tengah berkembang pesat.
Vivo X200 Ultra hadir dengan layar 6,78 inci QHD+ LTPO AMOLED quad-curved yang memiliki refresh rate 120Hz, menawarkan tampilan visual yang tajam dan mulus. Ponsel ini juga dibekali dengan Snapdragon 8 Elite yang dipadukan dengan GPU Adreno 830, membuatnya cocok untuk berbagai keperluan gaming dan multitasking tanpa hambatan.
Dilengkapi dengan OriginOS 5 berbasis Android 15, ponsel ini dijanjikan mendapatkan pembaruan Android selama 4 tahun ke depan, serta 5 tahun pembaruan keamanan.
Namun, yang paling mencuri perhatian adalah sektor kameranya. Vivo X200 Ultra membawa kamera utama 50MP dengan sensor Sony LYT-818, serta kamera ultrawide yang menggunakan sensor yang sama.
Tak hanya itu, ponsel ini juga dilengkapi dengan periskop 200MP ISOCELL HP9 yang menawarkan zoom optik 3,7x dan kemampuan zoom hingga 8,7x berkat tambahan lensa ZEISS. Vivo juga menanamkan chip V3+ dan VS1 untuk mengoptimalkan kualitas foto dengan teknologi kecerdasan buatan (AI).
Bukan hanya foto, Vivo X200 Ultra juga menawarkan kemampuan merekam video profesional, dengan dukungan untuk 4K 120fps, 4K 60fps 10-bit log, dan bahkan 8K 30fps. Ponsel ini menjanjikan pengalaman seperti menggunakan kamera profesional dalam genggaman tangan.
Di sektor daya, Vivo X200 Ultra dilengkapi dengan baterai 6.000mAh yang mendukung pengisian cepat 100W dan wireless charging 30W. Tak hanya itu, fitur reverse charging dan fingerprint di layar turut melengkapi fitur-fitur canggih ponsel ini.
Vivo X200 Ultra hadir dengan tiga varian harga:
- 12GB/256GB: CNY 6.499 (sekitar Rp14,7 juta)
- 16GB/512GB: CNY 6.999 (sekitar Rp15,8 juta)
- 16GB/1TB: CNY 7.999 (sekitar Rp18 juta)
Tersedia dalam tiga pilihan warna: Hitam, Merah, dan Putih dengan motif koper Rimowa.
Melihat pasar HP China yang sedang membara, Vivo X200 Ultra berpotensi menjadi pesaing kuat bagi iPhone 16. Meskipun Apple tetap menduduki posisi pertama di pasar global, performa penjualan iPhone di China mengalami penurunan, dengan hanya 9,8 juta unit terjual pada Q1 2025. Sebaliknya, Xiaomi dan Huawei mencatatkan pertumbuhan pesat, dengan Xiaomi meraih 39,9% YoY dan Huawei mencatatkan angka 10% YoY.
Vivo, yang kini berada di posisi keempat, terus berupaya meningkatkan penetrasi pasar di China dengan menawarkan ponsel yang mengusung inovasi canggih dan harga yang kompetitif. Vivo X200 Ultra menunjukkan bahwa HP China terus berinovasi, bahkan dapat menjadi ancaman serius bagi Apple dalam menghadapi pasar HP terbesar di dunia. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami



















Comments 2