• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Minggu, Juli 12, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Perempuan di Kutim Bawa Keponakan Sendiri, Dilaporkan Adiknya atas Penculikan Bayi

Suriadi Said by Suriadi Said
4 September 2020 | 11:43
Reading Time: 2 mins read
0
Perempuan di Kutim Bawa Keponakan Sendiri, Dilaporkan Adiknya atas Penculikan Bayi
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

KASUS dugaan penculikan bayi menguak di Kutai Timur. Diduga pelakunya, NT (37), perempuan beralamatkan dii Kecamatan Muara Wahau, Kutai Timur (Kutim), Kaltim. Dia menculik bayi yang baru lahir tiga hari di RS Pupuk Kaltim (PKT) Bontang, Rabu (2/9).

Bayi masih merah itu bukanlah orang lain, tapi keponakannya sendiri. Anak yang baru dilahirkan dari rahim adik kandungnya. Kejadian ini dipaparkan dalam konferensi pers di Mapolres Kutim, Kamis (3/9) sore. Pelaku, NT dilaporkan adiknya sendiri berinisial TN (33), warga Dusun Sidrap, Kecamatan Teluk Pandan, Kutim.

PILIHAN REDAKSI

Modal Gunting Besi, Pria di Kutim Gasak 18 Tabung Gas Melon

Modal Gunting Besi, Pria di Kutim Gasak 18 Tabung Gas Melon

11 Juli 2026 | 21:45
3 Tahun Bekerja, Pengasuh Anak di Samarinda Curi Berlian Majikan Rp300 Juta

3 Tahun Bekerja, Pengasuh Anak di Samarinda Curi Berlian Majikan Rp300 Juta

10 Juli 2026 | 19:47

Kepada awak pewarta, Kasat Reskrim Polres Kutim AKP Abdul Rauf menjelaskan, tersangka yang kini telah dijerat hukum dilaporkan oleh adiknya, TN, karena ketika telah melahirkan, bayi tersebut tidak ada di tempat. NT dilaporkan karena membawa bayi tersebut secara diam-diam.

Kejadiannya begini. Pelaku melakukan aksi penculikan bayi usai keguguran kandungan yang berusia tujuh bulan. Dia berbohong kepada suaminya bahwa bayinya ada di rumah sakit di Bontang. Lalu, pelaku mengambil bayi dari adiknya untuk diperlihatkan kepada suaminya sebagai anaknya.

“Motif tersangka, menculik bayi karena takut diceraikan suaminya yang bekerja di Kecamatan Busang,” tambah AKP Abdul Rauf

Diketahui, NT saat keguguran kandungan berusia tujuh bulan tersebut, merupakan calon anak keempat. Sedangkan bayi yang dilaporkan telah diculik, merupakan anak keempat dari TN.

Kini, bayi tersebut dalam keadaan sehat dan telah dikembalikan kepada TN. Sedangkan NT, kini harus merasakan dinginnya lantai rumah tahanan (Rutan) Mapolres Kutim.

Barang bukti yang diamankan adalah satu lembar selimut, satu dot bayi, serta sebuah ponsel. Pelaku disangkakan Pasal 83 Jo Pasal 76F Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun dan denda paling banyak Rp 300 juta.

Adapun NT, saat diwawancarai awak media mengaku, bahwa sebelumnya dirinya telah dijanjikan oleh TN bahwa jika bayinya lahir maka dia akan diberikan anak tersebut. Tapi dirinya malah dituduh menculik bayinya.

“Padahal anaknya melihat saat saya membawa bayi itu. Malah dia menuntut saya bayar Rp 10 juta, atau jika tidak laporan ke polisi tetap dilanjut. Saya tidak bisa mencari uang Rp 10 juta dalam setengah jam, jadi biar saja saya menjalani ini (ditahan polisi),” urai NT. (*)

Tags: Kalimantan TimurKriminalKutai TimurPenculikan bayi
Previous Post

Australia Lirik Investasi Pembangkit Tenaga Air di Kaltim

Next Post

Mitigasi dan Pelacakan Minim, Kaltim Bertarung Tanpa Bekal Cukup

BACA JUGA

4 Anak Terseret Ombak di Pantai Kemala Balikpapan, Satu Masih Dicari

4 Anak Terseret Ombak di Pantai Kemala Balikpapan, Satu Masih Dicari

11 Juli 2026 | 22:01
Modal Gunting Besi, Pria di Kutim Gasak 18 Tabung Gas Melon

Modal Gunting Besi, Pria di Kutim Gasak 18 Tabung Gas Melon

11 Juli 2026 | 21:45
Sering Bikin Pengendara Celaka, Tonjolan Cor Jalan S Parman Bontang Mulai Dilandaikan

Sering Bikin Pengendara Celaka, Tonjolan Cor Jalan S Parman Bontang Mulai Dilandaikan

11 Juli 2026 | 18:13
Guru Honorer Kutim Bantah Isu TPP Macet 4 Bulan, Forum: Dibayar Rutin 1.076 Guru Honorer di Kutim, Hanya 795 Bisa Diusulkan jadi PPPK

Guru Honorer Kutim Bantah Isu TPP Macet 4 Bulan, Forum: Dibayar Rutin

11 Juli 2026 | 17:46
Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

Proyek Pipa Jalan S Parman Bontang Makan Korban, 3 Motor Sudah Tumbang!

11 Juli 2026 | 15:05
Geopark Sangkulirang-Mangkalihat Diyakini Jadi Mesin Baru Ekonomi Kutim

Geopark Sangkulirang-Mangkalihat Diyakini Jadi Mesin Baru Ekonomi Kutim

11 Juli 2026 | 14:53
Next Post

Mitigasi dan Pelacakan Minim, Kaltim Bertarung Tanpa Bekal Cukup

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

Pencabulan Anak Kandung di Bengalon Kutim, Ayah Tega Setubuhi Dua Putrinya

6 Juli 2026 | 13:24
Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

Bau Menyengat Anak DPRD Kaltim Masuk Kuota Miskin SMAN 1 Samarinda?

7 Juli 2026 | 16:44
Kabar Duka: Kepala BPKAD Bontang Syahbirin Meninggal di Ruang Kerja

Kabar Duka: Kepala BPKAD Bontang Syahbirin Meninggal di Ruang Kerja

6 Juli 2026 | 15:55
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11

Terbaru

Lautan Manusia di Balikpapan, 20 Ribu Warga Padati HUT ke-68 Kodam VI/Mulawarman

Lautan Manusia di Balikpapan, 20 Ribu Warga Padati HUT ke-68 Kodam VI/Mulawarman

12 Juli 2026 | 11:52
Modal KK dan KTP, 150 Anak Bontang Ceria Ikut Khitan Massal Pupuk Kaltim

Modal KK dan KTP, 150 Anak Bontang Ceria Ikut Khitan Massal Pupuk Kaltim

12 Juli 2026 | 11:43
Inggris vs Norwegia: Kutukan 33 Tahun Mengintai The Three Lions

Inggris vs Norwegia: Kutukan 33 Tahun Mengintai The Three Lions

11 Juli 2026 | 23:24
4 Anak Terseret Ombak di Pantai Kemala Balikpapan, Satu Masih Dicari

4 Anak Terseret Ombak di Pantai Kemala Balikpapan, Satu Masih Dicari

11 Juli 2026 | 22:01
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 No. 74E Kel Bontang Baru, Kec Bontang Utara, Kota Bontang, Kalimantan Timur Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved