KEBOCORAN jaringan gas alias jargas Bontang terjadi di kawasan Kelurahan Api-Api, Kecamatan Bontang Utara, Selasa (14/7/2026) petang. Insiden itu dipicu hal yang tak banyak disangka, yakni api dari piring telur yang dibakar untuk mengusir nyamuk.
Beruntung, laporan cepat dari warga membuat petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkartan) Bontang segera meluncur ke lokasi sehingga kobaran api dapat dikendalikan sebelum memicu kebakaran yang lebih besar.
Laporan diterima Damkartan melalui WhatsApp dari seorang warga bernama Jendro pukul 18.16 Wita. Dua menit kemudian petugas bersiap menuju lokasi di Jalan R. Suprapto, Gang Amalia, RT 23, RW 07, Kelurahan Api-Api.
Regu 2 Mako dengan dua unit armada suplai tiba sekira pukul 18.24 Wita. Mereka langsung melakukan penanganan terhadap titik kebocoran dan kobaran api yang muncul akibat gas yang keluar dari pipa.
Berdasarkan kronologi yang dihimpun petugas, pemilik rumah sebelumnya membakar piring telur sebagai cara mengusir nyamuk. Setelah api menyala, benda tersebut hendak diletakkan di sisi tembok rumah.
Tanpa disadari, tepat di area itu terdapat pipa jaringan gas rumah tangga (jargas). Panas dari api membuat pipa meleleh hingga terjadi kebocoran gas yang kemudian memunculkan kobaran api.
Petugas bergerak cepat mengamankan lokasi sekaligus memastikan aliran gas tidak lagi membahayakan warga sekitar. Penanganan selesai sekitar pukul 18.40 Wita.
“Api telah padam dan situasi berada dalam kondisi aman serta terkendali,” ungkap Kepala Damkartan Bontang, Alimudin. (*)

















