Pranala.co, BALIKPAPAN — Tingkat okupansi Whiz Prime Hotel Balikpapan dari Januari hingga Oktober 2025 menunjukkan tren positif yaitu di angka 78 persen. General Manager Whiz Prime Hotel Balikpapan, Andi Nurwahyu Jaelani, menyebut puncak kunjungan terjadi pada Juli dan November.
Menurut Wahyu, pada Juli, lonjakan tamu dipicu gelaran Dekranasda, sementara November kembali ramai berkat Balikpapan Fest serta meningkatnya aktivitas korporat menjelang akhir tahun.
“November ini sudah cukup baik, okupansi kita mencapai 80 persen,” ungkapnya usai kegiatan Media dan Influencer Gathering di Whiz Prime Hotel Balikpapan, Rabu (26/11/2025).
Menjelang libur akhir tahun, Wahyu optimistis hunian hotel akan kembali melonjak. Libur sekolah dan arus wisatawan dari berbagai kabupaten di Kaltim diperkirakan akan mendongkrak okupansi hingga 100 persen, seperti tren beberapa tahun terakhir.
Namun ia menyebut pola pemesanan tamu kini cenderung memesan saat hari H. “Saat ini untuk Desember, pemesanan masih di angka 30 persen,” jelasnya.
Di satu sisi, di tengah tekanan ekonomi makro dan kebijakan dana Transfer ke Daerah (TKD) yang memengaruhi belanja pemerintah. Pihak manajemen memilih fokus pada aspek yang bisa dikendalikan.
Seperti pelayanan, kualitas kamar, kualitas makanan, serta menjaga hubungan dengan segmen korporat. Karena, menurut dia, tamu korporat berkontribusi sekitar 15 persen, sementara tamu dari instansi pemerintah hanya sekitar 2 persen.
Sementara itu, Whiz Prime juga mengandalkan program loyalitas Wismed yang memberikan satu malam gratis bagi tamu yang menginap sepuluh kali. “Program ini menjadi nilai jual tersendiri bagi kami,” katanya.
Terlebih, dalam momen menjelang pergantian tahun, pihaknya turut menawarkan paket early bird dengan kuota 100 orang, berlaku untuk tamu kamar maupun reservasi acara.
Harga paket dinner dimulai dari Rp250.000 per orang tanpa kamar dengan promo beli lima gratis satu hingga minggu pertama Desember. Sedangkan, untuk kamar, tarif paling rendah berada di angka Rp950.000 untuk tipe superior yang biasanya cepat habis, sementara tipe deluxe ditawarkan seharga Rp1.190.000.
Lanjutnya, jika membawa anak di bawah usia lima tahun tidak dikenakan biaya, sementara usia hingga sepuluh tahun mendapat potongan 50 persen.
Wahyu menambahkan, Whiz Prime Hotel Balikpapan juga meluncurkan konsep acara baru berupa backyard barbecue party yang digelar di area lobi hotel. Setelah lima tahun tidak mengadakan event serupa, pihaknya kembali menghadirkan pengalaman makan bertema western dengan dress code koboi serta sajian homemade seperti sosis, burger, dan steak racikan tim chef internal.
“Karena animo masyarakat terhadap menu bakar-bakaran sangat tinggi. Tahun depan kami juga akan fokus pada sektor kuliner,” jelas Wahyu.
Maka dari itu, melalui kegiatan Afternoon Tea bersama media dan influencer sebagai ajang menjalin silaturahmi dan memperkuat sinergi. Wahyu menegaskan hubungan baik dengan media menjadi bagian penting dari strategi bisnis hotel.
“Kami membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari media maupun influencer. Karena itu hari ini kami adakan silaturahmi sekaligus memperkenalkan konsep terbaru kami,” pungkas Wahyu. (*)
Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami















