• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Rabu, April 1, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Kaltim

Nelayan di Kaltim Terancam dengan Raperda Zonasi Laut 

Suriadi Said by Suriadi Said
21 September 2020 | 11:46
Reading Time: 2 mins read
0
Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

PRANALA.CO, Samarinda – Nelayan di Kaltim dalam gempuran pertambangan batu bara. Dinamisator Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) Kaltim, Pradarma Rupang pun sepakat dengan hal tersebut. Sebab sudah berkali-kali para nelayan memprotes keberadaan pertambangan yang membuat hidup mereka makin sesak.

Pasalnya aktivitas pertambangan juga memengaruhi laut. Seperti aktivitas bongkar muat yang efeknya mengerikan, merusak terumbu karang. Padahal, terumbu karang adalah rumah-rumah ikan. Hilang rumah, maka hilang pula ikan-ikan.

PILIHAN REDAKSI

PT EUP Salurkan Alat Tangkap Ikan ke Nelayan Santan Ilir, Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan

PT EUP Salurkan Alat Tangkap Ikan ke Nelayan Santan Ilir, Dorong Produktivitas dan Kesejahteraan

17 Januari 2026 | 09:23
Bandara Ujoh Bilang Mahulu Hampir Rampung, Siap Diresmikan Awal Februari 2026

Bandara Ujoh Bilang Mahulu Hampir Rampung, Siap Diresmikan Awal Februari 2026

8 Januari 2026 | 09:26

“Beberapa kali aksi nelayan seperti di Balikpapan, Muara Badak menahan tongkang beberapa hari. Di Sandaran juga ada. Lalu, di Muara Jawa yang memblokade Jembatan Dondang,” beber Rupang, Jumat (18/9/2020) sore.

Kata Rupang, aksi nelayan tersebut merupakan protes. Belum lagi tumpahan batu bara yang mencemari lautan. Maka ini akan menyusahkan para nelayan. Mereka harus berlayar lebih jauh mencari ikan dengan peralatan seadanya.  Hasil pun, tak sebanyak sebelumnya. Rupang mengambil contoh kasus yang terjadi di Balikpapan.

Merasakan dampak sejak 2014, nelayan di kawasan Manggar Balikpapan kala menebar jala, kerap mendapat batu bara, tak hanya ikan dan udang lagi. Penyebabnya, aktivitas bongkar muat batu bara. Walhasil, dengan kapal-kapal kecilnya, nelayan pun beraksi memblokade menunjukkan protes mereka.

“Padahal, dahulu dengan kapal-kapal kecilnya, para nelayan tradisional hanya perlu melaut sejauh 4 mil. Namun, kini perlu menjangkau 8 hingga 10 mil, agar bisa dapat ikan,” imbuh Rupang.

Artinya para nelayan ini harus meluangkan ekstra biaya, waktu, dan bertaruh risiko. Tak hanya itu, dipaparkan juga oleh Rupang, nelayan kesulitan membawa hasil banyak. Biasa Rp 700-800 ribu tiap pulang melaut, kini hanya membawa Rp 300-400 ribu. Ironisnya lagi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pun telah menginstruksikan pembuatan Rencana Zonasi dan Wilayah Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (RZWP3K). Tujuannya, melindungi kawasan maritim Indonesia. Kaltim tak terkecuali. Dan saat ini prosesnya dalam finalisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) RZWP3K atau Zonasi Laut di DPRD Kaltim.

“Tapi rancangan RZWP3K ini tak sesuai harapan,” tegas Rupang.

Bersama Jaringan Advokat Lingkungan (JAL) Balikpapan, Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) dan Jatam Kaltim yang tergabung dalam koalisi Aliansi Masyarakat untuk Keadilan Ruang (AMUK Bahari) Kaltim pihaknya mengawal rancangan tersebut. Sejauh ini sejumlah temuan mereka ialah, RZWP3K tak banyak berpihak pada kepentingan nelayan tradisional. Seperti perhitungan batas nol, yang berbeda. Hingga mangrove yang tak masuk pemetaan.

Padahal, mangrove ini penting dalam keberlangsungan ikan. Jika Raperda RZWP3K ini disahkan terburu-buru, maka bisa berpotensi menyingkirkan, merampas, serta membatasi ruang hidup masyarakat pesisir dan pulau-pulau kecil di Kaltim. Tak hanya itu, nelayan tradisional juga bisa kesulitan menangkap ikan.

“Untuk itu kami minta batalkan Raperda RZWP3K Kaltim, tarik kembali draf raperda ke rakyat dan libatkan partisipasi nelayan tradisional dan masyarakat pesisir di Kaltim secara luas,” pungkasnya. (*idn)

Tags: HeadlineKalimantan TimurNelayanRaperda Zonasi Laut
Previous Post

Jalan di Wilayah Ibu Kota Baru di Kaltim Mulai Diperbaiki

Next Post

250 Honorer PPU Terancam Tak Dapat Subsidi Gaji

BACA JUGA

Bocah 9 Tahun di Kutim Tewas Diterkam Buaya saat Mandi di Sungai

Bocah 9 Tahun di Kutim Tewas Diterkam Buaya saat Mandi di Sungai

31 Maret 2026 | 19:47
Ayam Merah dan Rp77 Juta, Sanksi Adat untuk Pelaku Pemukulan di Kutim

Ayam Merah dan Rp77 Juta, Sanksi Adat untuk Pelaku Pemukulan di Kutim

31 Maret 2026 | 18:50
Pakai Skema Multiyears demi Jalan di Kutim Bisa Mulus

Pakai Skema Multiyears demi Jalan di Kutim Bisa Mulus

31 Maret 2026 | 17:37
Tumpang Tindih Lahan Masih Marak, Apakah RTRW Kutim Benar-Benar 100 Persen? Dugaan Proyek Pemkab di Kawasan TNK, Bupati Kutim: Kita Perlu Duduk Bersama Proyek Irigasi Rp3,8 Miliar Milik Pemkab Kutim Diduga Berada di Kawasan Taman Nasional Kutai

Tumpang Tindih Lahan Masih Marak, Apakah RTRW Kutim Benar-Benar 100 Persen?

31 Maret 2026 | 17:29
Motor Hilang di Kantor Satpol PP Berau, Polisi Temukan di Semak-Semak

Motor Hilang di Kantor Satpol PP Berau, Polisi Temukan di Semak-Semak

31 Maret 2026 | 13:51
Karhutla Mulai Terjadi di Kaltim dan Kaltara, Total 8 Hektare Lahan Terbakar

Karhutla Mulai Terjadi di Kaltim dan Kaltara, Total 8 Hektare Lahan Terbakar

31 Maret 2026 | 08:16
Next Post
Balas Budi saat Pilkada, Kepala Daerah Disebut Kerap Angkat Honorer Baru Honorer di Kutai Timur Tetap Terima Gaji hingga Diangkat jadi PPPK

250 Honorer PPU Terancam Tak Dapat Subsidi Gaji

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

Tidak Ada Gelombang PHK PPPK Bontang, tapi TPP Terancam Dipangkas

30 Maret 2026 | 19:05
Kontrak Berakhir 2026, Pemprov Kaltim Buka Tender Pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda Nasib Mal Lembuswana di Ujung Tanduk: DPRD Kaltim Siap Evaluasi Kontrak Sewa

Kontrak Berakhir 2026, Pemprov Kaltim Buka Tender Pengelolaan Mal Lembuswana Samarinda

25 Maret 2026 | 21:44
ASN Bontang Berkinerja Buruk Terancam Potong TPP ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

ASN Bontang Terapkan Jam Kerja Baru Mulai 1 September 2025, Ini Rinciannya

28 Agustus 2025 | 09:11
Wisata Pulau Beras Basah Bontang Tetap Diminati, Namun Biaya Tinggi dan Sampah jadi Catatan

Wisata Pulau Beras Basah Bontang Tetap Diminati, Namun Biaya Tinggi dan Sampah jadi Catatan

24 Maret 2026 | 19:13
Tarif Air Minum Bontang Naik Mulai April 2026, Ini Rincian dan Dampaknya bagi Pelanggan Perumda Tirta Taman Hentikan Sementara Distribusi Air di Sejumlah Wilayah Bontang, Ini Daftarnya Terendah di Kaltim, Tarif Tak Naik sejak 2017, PDAM Bontang Krisis Keuangan?

Tarif Air Minum Bontang Naik Mulai April 2026, Ini Rincian dan Dampaknya bagi Pelanggan

26 Maret 2026 | 13:34

Terbaru

Pemkot Bontang Serahkan LKPD 2025 Tepat Waktu ke BPK

Pemkot Bontang Serahkan LKPD 2025 Tepat Waktu ke BPK

1 April 2026 | 08:07
Sedekah Sampah di Samarinda: Dari Halaman Masjid, Gerakan Lingkungan Itu Dihidupkan Kembali

Sedekah Sampah di Samarinda: Dari Halaman Masjid, Gerakan Lingkungan Itu Dihidupkan Kembali

1 April 2026 | 07:46
Harga Sawit Kaltim Menguat di Akhir Maret 2026 Harga TBS Sawit Kaltim Naik Akhir Januari 2026, Pendapatan Petani Ikut Terdongkrak Petani Plasma Kaltim Sumringah, Harga TBS Tembus Rp 3.350 per Kg Pekebun di Kaltim Paling Sejahtera sepanjang November 2023, Penyebabnya?

Harga Sawit Kaltim Menguat di Akhir Maret 2026

1 April 2026 | 07:31
Curhatan ASN Bontang soal Rencana Pemangkasan TPP

Curhatan ASN Bontang soal Rencana Pemangkasan TPP

1 April 2026 | 07:21

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E
Kelurahan Bontang Baru, Kota Bontang
Kalimantan Timur, Indonesia

Telepon : 0811-5423-245
Iklan : [email protected]

  • NASIONAL
  • KALTIM
  • BALIKPAPAN
  • SAMARINDA
  • BONTANG
  • INTERNASIONAL
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • LEISURE
  • ISLAMPEDIA
  • INFOGRAFIS
  • VIDEO
  • KOLOM
COPYRIGHT © 2023 PRANALA.CO, ALL RIGHT RESERVED
Managed by Aydan Putra
  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Kaltim
    • Bontang
    • Samarinda
    • Balikpapan
  • Nasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Ragam
  • Islampedia
  • Visual
    • Infografis
    • Video
  • Kolom

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved