PRANALA.CO, BONTANG – Pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang nomor urut 2, Sutomo Jabir dan Nasrullah, mengusung program inovatif untuk mengembangkan potensi budaya dan ekonomi daerah dalam Pilkada Bontang 2024.
Salah satu program unggulan mereka adalah revitalisasi sembilan pemukiman di Bontang dengan menonjolkan kekayaan adat dan budaya lokal sebagai daya tarik utama.
Dalam visinya, Sutomo-Nasrullah ingin menjadikan sembilan kawasan ini sebagai ikon budaya yang tidak hanya memperkuat identitas lokal, tetapi juga meningkatkan potensi pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat. Berikut adalah sembilan kawasan tersebut:
1. Guntung sebagai Kampung Adat Kutai
Mengusung budaya khas kerajaan Kutai, Guntung akan dikembangkan menjadi pusat warisan budaya yang mempromosikan adat Kutai sebagai identitas utama.
2. Bontang Kuala dan Kampung Selambai Loktuan
Dua kawasan ini akan diarahkan sebagai kampung wisata atas laut, dengan fokus pada pengembangan pariwisata maritim dan kuliner yang khas.
3. Kampung Jawa
Berbasis adat Kerajaan Jawa, Kampung Jawa akan menjadi pusat budaya Jawa, menarik wisatawan dengan kekayaan seni dan tradisi Jawa yang kental.
4. Jalan Habibon
Kawasan ini akan dipromosikan dengan identitas adat Sulawesi Barat (Sulbar), menonjolkan keunikan tradisi dan kebudayaan setempat.
5. Kanaan
Kanaan akan diangkat sebagai kawasan multi-budaya, dengan ciri khas adat dari Toraja, Batak, dan Timor, mencerminkan keragaman budaya di satu lokasi.
6. Berebas Tengah, Berbas Pantai, dan Tanjung Laut Indah
Ketiga wilayah ini memiliki potensi besar sebagai sentra UMKM kelautan dan perikanan dengan ciri khas adat Sulawesi Selatan (Sulsel), menggabungkan sektor ekonomi kreatif dengan budaya lokal.
7. Bontang Lestari
Bonles akan dikembangkan menjadi kawasan industri selatan, dengan fokus pada pengembangan pelabuhan dan jasa sebagai pusat ekonomi baru di Bontang.
8. BSD, BTN, dan Perumahan Lainnya
Area ini akan didorong menjadi pemukiman yang ramah lingkungan, estetis, dan religius, menawarkan tempat tinggal yang nyaman dan berkelanjutan bagi warganya.
9. Satimpo
Sutomo-Nasrullah mengusulkan Satimpo sebagai kawasan “Malioboro-nya” Bontang, yaitu pusat ekonomi kreatif dan destinasi wisata yang memadukan budaya dan modernitas.
Paslon Sutomo-Nasrullah berharap melalui program ini, Bontang bisa menjadi kota yang kaya dengan identitas budaya sekaligus mandiri secara ekonomi. Mereka juga optimistis, jika diberi kesempatan memimpin, rencana tersebut akan dapat direalisasikan demi kesejahteraan masyarakat.
“Paling penting, kami juga akan membangun Rumah Seni dan Budaya untuk kegiatan semua etnis di Bontang,” ujarnya.
“Ayo kita wujudkan Bontang yang lebih baik, dengan mengangkat budaya lokal dan meningkatkan ekonomi berbasis masyarakat. Insya Allah, dengan dukungan warga, ini semua bisa terwujud. Aamiin,” tutup Sutomo dalam salah satu pernyataannya. (*)
*) Ikuti berita terbaru PRANALA.co di Google News ketuk link ini dan jangan lupa difollow















Comments 2