• Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami
Sabtu, Juli 4, 2026
  • Login
Pranala.co
Advertisement
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara
No Result
View All Result
Pranala.co
No Result
View All Result
Home Warta

Kutai Timur jadi Contoh, TAMASYA Siap jadi Model Pengasuhan Anak di Seluruh Indonesia

Suriadi Said by Suriadi Said
27 Mei 2025 | 20:57
Reading Time: 2 mins read
3
Kutai Timur jadi Contoh, TAMASYA Siap jadi Model Pengasuhan Anak di Seluruh Indonesia

Peluncuran nasional program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Selasa (27/5/2025).

Bagikan di FacebookBagikan di Twitter

KUTAI TIMUR, Pranala.co – Kabupaten Kutai Timur mencetak sejarah. Kecamatan Muara Wahau, tepatnya di Tempat Penitipan Anak (TPA) milik PT Dharma Satya Nusantara (DSN), dipilih sebagai lokasi peluncuran nasional program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN, Selasa (27/5/2025).

Program ini adalah jawaban konkret atas kebutuhan ribuan pekerja perempuan yang selama ini harus berbagi fokus antara bekerja dan mengasuh anak.

PILIHAN REDAKSI

Mengintip Pesona Magis Festival Sekerat Nusantara di Pesisir Kutai Timur

Mengintip Pesona Magis Festival Sekerat Nusantara di Pesisir Kutai Timur

3 Juli 2026 | 18:41
Tolak Tanam Sawit, Kelompok Tani di Kutim Sukses Cuan dari Kopi Liberika

Tolak Tanam Sawit, Kelompok Tani di Kutim Sukses Cuan dari Kopi Liberika

3 Juli 2026 | 14:29

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji, menyebut Kutai Timur sebagai tempat yang tepat untuk memulai. Alasannya sederhana: banyaknya pekerja perempuan di sektor industri perkebunan dan besarnya jumlah anak-anak yang dititipkan di TPA milik perusahaan.

“DSN punya 91 titik penitipan anak dengan total 1.800 anak. Ini potensi besar untuk memulai perubahan,” ujar Wihaji.

Program TAMASYA hadir membawa misi besar: membangun sistem pengasuhan yang aman, nyaman, dan berkualitas. Bukan hanya menitipkan anak, tapi memastikan mereka mendapat kasih sayang, stimulasi tumbuh kembang, dan perlindungan yang layak.

Ada empat layanan utama yang diusung: Pelatihan pengasuh TPA; Pemantauan tumbuh kembang anak; Keterlibatan aktif orang tua; Penyediaan layanan rujukan.

“Supaya orang tuanya bisa bekerja tenang, anaknya tetap tumbuh dengan cinta. Semua senang. Everybody happy,” kata Wihaji dengan semangat.

Tak hanya di Kutai Timur. Hari itu, sebanyak 3 ribu titik TAMASYA di seluruh Indonesia diluncurkan serentak. Pemerintah berharap program ini menjadi model pengasuhan modern di tengah tantangan bonus demografi dan ketahanan keluarga.

Peluncuran juga disaksikan secara virtual oleh berbagai daerah. Di antaranya Bali, Nusa Tenggara Timur, Jawa Tengah, dan Sulawesi Utara. Turut hadir Wakil Menteri BKKBN Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka dan sejumlah menteri lain lewat video dukungan.

Acara peluncuran turut dihadiri Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman dan istri, Wakil Ketua TP PKK Kaltim Wahyu Hermaningsih, serta Kepala DPPKB Kaltim Noryani Sorayalita.

Keterlibatan pemerintah daerah dinilai krusial. Kebijakan dan anggaran dari pemda akan menentukan keberlanjutan layanan ini di lapangan.

TAMASYA bukan hanya soal pengasuhan. Ini tentang hak anak, kesejahteraan keluarga, dan masa depan bangsa. Pemerintah ingin program ini ditiru oleh berbagai industri lain di seluruh Indonesia—terutama yang mempekerjakan banyak perempuan.

Partisipasi perusahaan swasta dan tokoh masyarakat akan menjadi faktor kunci keberhasilan jangka panjang.

Dari Muara Wahau, pesan penting disampaikan ke seluruh negeri: pengasuhan anak yang baik adalah tanggung jawab bersama. Dan untuk itu, negara hadir lebih awal, lewat program yang berpihak pada ibu, anak, dan masa depan. [RED]

 

Dapatkan berita terbaru PRANALA.co di Google News dan bergabung di grup Whatsapp kami

Tags: Kutai TimurKutim
Previous Post

Kepesertaan JKN Bontang Lampaui Jumlah Penduduk

Next Post

Tas Berisi Mayat Bayi Mengapung di Kanal Sangatta Utara Kutim

BACA JUGA

Ujian CAT PPPK Sekolah Rakyat Dimulai 13 Juli, BKN Siapkan 42 Lokasi

Ujian CAT PPPK Sekolah Rakyat Dimulai 13 Juli, BKN Siapkan 42 Lokasi

4 Juli 2026 | 00:53
Sehari Tiga Aksi Damkar Bontang, Taklukkan Kobra hingga Biawak Raksasa

Sehari Tiga Aksi Damkar Bontang, Taklukkan Kobra hingga Biawak Raksasa

3 Juli 2026 | 23:43
Dipantau Tito dan Luhut, Balikpapan Kejar Target Perlinsos 70 Persen demi Bansos Tepat Sasaran

Dipantau Tito dan Luhut, Balikpapan Kejar Target Perlinsos 70 Persen demi Bansos Tepat Sasaran

3 Juli 2026 | 21:44
Pelayanan Publik Kaltim Banyak Dikeluhkan, Warga Serbu WhatsApp Ombudsman

Pelayanan Publik Kaltim Banyak Dikeluhkan, Warga Serbu WhatsApp Ombudsman

3 Juli 2026 | 20:39
Duduk Perkara Pembongkaran Lahan Polder Tanjung Laut yang Sempat Ditolak Warga Bontang

Duduk Perkara Pembongkaran Lahan Polder Tanjung Laut yang Sempat Ditolak Warga Bontang

3 Juli 2026 | 19:49
35 Vila di Laut Bontang Belum Berizin, Andi Faiz: Pemilik Siap Bayar PAD, Terkendala Izin Provinsi

35 Vila di Laut Bontang Belum Berizin, Andi Faiz: Pemilik Siap Bayar PAD, Terkendala Izin Provinsi

3 Juli 2026 | 19:04
Next Post
Tas Berisi Mayat Bayi Mengapung di Kanal Sangatta Utara Kutim

Tas Berisi Mayat Bayi Mengapung di Kanal Sangatta Utara Kutim

Comments 3

  1. Ping-balik: Kutai Timur jadi Lokasi Peluncuran Nasional Program TAMASYA - newsborneo.id
  2. Ping-balik: Hindari Kasus Kekerasan Anak, Tempat Penitipan Anak Wajib Ikut Program Sertifikasi - PRANALA.CO
  3. Ping-balik: Rembo, Sapi Kurban Presiden dari Kutim Dibeli Rp88 Juta Bobotnya 700 Kg - PRANALA.CO

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

Gubernur Kaltim Rombak Kepala Dinas hingga Direktur RSUD, Berikut Daftar Lengkap 110 Pejabat yang Dilantik

29 Juni 2026 | 13:23
Siap-Siap Gelap-gelapan 3 Jam Sehari, Ini Biang Kerok Mati Lampu di Kaltim Mati Lampu Tenggarong Kukar Hari Ini: Cek Daftar Wilayah Terdampak di Sini!

Siap-Siap Gelap-gelapan 3 Jam Sehari, Ini Biang Kerok Mati Lampu di Kaltim

29 Juni 2026 | 19:19
Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama Polsek Tabang Gerebek Tambang Emas Ilegal di Kukar, 7 Pekerja Diamankan

Kementerian ESDM Bidik Tambang Ilegal di Kaltim, Pemodal jadi Sasaran Utama

26 Juni 2026 | 23:06
Sempat Molor 2 Bulan, 12 Pejabat Pemkot Bontang Resmi Dilantik Hari Ini

Sempat Molor 2 Bulan, 12 Pejabat Pemkot Bontang Resmi Dilantik Hari Ini

1 Juli 2026 | 12:23
Dikendalikan Buronan, Polda Kaltim Gulung Sindikat Sabu di Bontang

Dikendalikan Buronan, Polda Kaltim Gulung Sindikat Sabu di Bontang

28 Juni 2026 | 13:41

Terbaru

Ujian CAT PPPK Sekolah Rakyat Dimulai 13 Juli, BKN Siapkan 42 Lokasi

Ujian CAT PPPK Sekolah Rakyat Dimulai 13 Juli, BKN Siapkan 42 Lokasi

4 Juli 2026 | 00:53
Sehari Tiga Aksi Damkar Bontang, Taklukkan Kobra hingga Biawak Raksasa

Sehari Tiga Aksi Damkar Bontang, Taklukkan Kobra hingga Biawak Raksasa

3 Juli 2026 | 23:43
Intip Bocoran APBD Kaltim 2027: Proyeksi Rp 12,1 Triliun, Bulan Ini Masuk DPRD

Intip Bocoran APBD Kaltim 2027: Proyeksi Rp 12,1 Triliun, Bulan Ini Masuk DPRD

3 Juli 2026 | 22:33
Dipantau Tito dan Luhut, Balikpapan Kejar Target Perlinsos 70 Persen demi Bansos Tepat Sasaran

Dipantau Tito dan Luhut, Balikpapan Kejar Target Perlinsos 70 Persen demi Bansos Tepat Sasaran

3 Juli 2026 | 21:44
Pranala.co

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved

Jalan Seruling 4 RT 21 Nomor 74E Kel Bontang Baru, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Telepon : 0811-5423-245 [Marketing/Redaksi] Email: [email protected]

  • Redaksi
  • Pedoman Siber
  • Tentang Kami

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Warta
  • Niaga
  • Raga
  • Rupa
  • Suara

Copyright © 2026 Pranala.co. All rights reserved